Antisipasi Musim Hujan, Pemerintah Kabupaten Kudus Percepat Perbaikan Jalan

Rabu, 21 Okt 2026, 11:34 WIB

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mempercepat penyelesaian sejumlah proyek perbaikan jalan untuk mengantisipasi musim hujan, karena progres keseluruhan paket pekerjaan tersebut baru mencapai sekitar 70 persen.

"Percepatan juga dilakukan pada sejumlah titik yang dikeluhkan warga karena berpotensi menimbulkan kemacetan maupun mengganggu aktivitas masyarakat," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Harry Wibowo di Kudus, Rabu (21/10).

Ket. Foto: Perbaikan jalan dengan pembetonan di Jalan Mejobo-Kudus, Jawa Tengah, secara bertahap menunggu usia beton untuk bisa dilalui kendaraan bermotor. — Sumber: ANTARA

Selain faktor musim, kata dia, pihaknya juga mempercepat pengerjaan untuk beberapa titik yang sekiranya dikeluhkan warga karena menimbulkan kemacetan atau dampak lainnya.

Ia menjelaskan pengerjaan perbaikan jalan dilakukan sesuai standar teknis. Untuk ruas jalan yang menggunakan konstruksi beton, pekerjaan dilakukan secara bertahap pada satu sisi terlebih dahulu sambil menunggu beton mencapai umur yang cukup sebelum dilalui kendaraan. Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan pada sisi jalan lainnya.

Menurut dia, proses pengerjaan jalan dengan konstruksi beton membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan pengaspalan. Beton umumnya memerlukan waktu sekitar tiga pekan sebelum dapat dibuka untuk lalu lintas, bergantung pada kondisi dan persyaratan teknis pekerjaan.

Harry memaklumi adanya keluhan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Selain gangguan arus lalu lintas, aktivitas proyek juga berpotensi menimbulkan debu di sekitar lokasi pekerjaan.

Untuk mengurangi dampak tersebut, pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga dengan melakukan penyiraman di area jalan yang berdebu hingga tiga kali sehari.

"Namun, ada juga warga yang memprotes karena dinilai terlalu becek, meskipun sebelumnya sudah dilakukan penyiraman dua kali dalam sehari," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada APBD Kabupaten Kudus 2026 murni, pemerintah mengalokasikan 12 paket kegiatan perbaikan jalan dengan panjang ruas yang bervariasi. Metode pengerjaannya meliputi pembetonan dan pengaspalan sesuai kebutuhan masing-masing ruas.

Sementara itu, melalui APBD Perubahan 2026, terdapat tambahan 22 paket kegiatan untuk mendukung peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Kudus.

"Jika ditotal, baik dari anggaran murni maupun perubahan, anggarannya mencapai Rp102 miliar untuk memperbaiki jalan dan jembatan," katanya.

Dari keseluruhan kegiatan tersebut, terdapat empat paket pekerjaan pembangunan jembatan, sedangkan sebagian besar paket lainnya difokuskan pada rehabilitasi jalan.

Harry menambahkan, kegiatan yang bersumber dari APBD Perubahan 2026 masih dalam tahap perencanaan. Pihaknya menargetkan proses pengadaan dapat dimulai pada pekan berikutnya setelah berkoordinasi dengan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Ia memperkirakan pengerjaan setiap paket kegiatan membutuhkan waktu rata-rata sekitar 45 hari. Dengan demikian, pekerjaan ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal November 2026 dan rampung pada pertengahan Desember 2026.

Percepatan tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian program perbaikan infrastruktur sesuai jadwal, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjelang musim hujan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.