- Home
-
- Megapolitan
-
- Sistem Integrasi Pajak dan...
Sistem Integrasi Pajak dan Tanah Tangsel Diminati 58 Pemda
Senin, 21 Sep 2026, 01:20 WIBTANGSEL â Ini kehebatan Tangerang Selatan di mana memiliki sistem pertanahan yang ingin direplikasi pemda lain. Sedikitnya 58 pemerintah daerah tertarik untuk mereplikasi inovasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) dalam mengintegrasikan data perpajakan dan pertanahan.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Tangerang, mengatakan, sistem ini memungkinkan pengelolaan data perpajakan dan pertanahan dilakukan secara lebih terintegrasi. Ini berbasis spasial, serta mendukung pemutakhiran dan validasi data objek pajak.
âReplikasi ini bukan hanya soal aplikasi, tetapi juga transfer pengetahuan, data, dan sumber daya manusia. Dengan begitu, daerah lain dapat turut merasakan manfaat sistem yang lebih transparan, akurat, dan efisien,â ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pajak dan pertanahan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas data sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Melalui sistem berbasis GIS, pemerintah dapat melakukan pemetaan objek pajak, pemutakhiran data, serta mengidentifikasi potensi penerimaan secara lebih sistematis. Integrasi data juga membantu mengurangi potensi duplikasi dan ketidaksesuaian data.
Pengembangan sistem tersebut juga berkaitan dengan integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP) PBB-P2. Integrasi ini menghubungkan data bidang tanah, perizinan, dan perpajakan sehingga pengelolaan data dapat dilakukan secara lebih terpadu.
Bagi Pemkot Tangsel, replikasi inovasi tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi praktik baik antarpemerintah daerah. Transfer pengetahuan dan pengalaman diharapkan dapat membantu daerah lain mengembangkan sistem serupa sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah.
Selain mendukung akurasi dan keterpaduan data, inovasi ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. âInovasi yang dikembangkan di Tangsel tidak berhenti pada penerapan di daerah sendiri, tetapi dapat menjadi pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan untuk mendukung transformasi digital pemerintahan daerah di berbagai wilayah Indonesia,â katanya.
- layanan pertanahan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pergelangan Kaki Bermasalah, Carlos Baleba Harus Absen Tiga Pekan
-
Bantu Bangkitkan Gaza, Uni Eropa Kumpulkan Paket Dana 900 Juta Euro
-
Sekjen MPR RI Buka Lomba Anugerah Jurnalistik dan Pameran Foto
-
Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Tata Ulang Teras Cihampelas
-
Piala Dunia, Beban Berat Dipikul Australia untuk Selamatkan Martabat Asia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.