Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Pasang Alarm, Himbara Diminta Perketat Risiko Kredit Pemerintah

📅 Senin, 21 Sep 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Pasang Alarm, Himbara Diminta Perketat Risiko Kredit Pemerintah Doc: ANTARA/ HO-BRI.
Ket. Ilustrasi - Nasabah menggunakan layanan ATM dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

JAKARTA – Penyaluran kredit dalam program pemerintah menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, semakin besar penyaluran kredit, semakin penting pula manajemen risiko agar pembiayaan tetap sehat dan tidak berubah menjadi beban bagi perbankan maupun negara.

Karena itu, penguatan seleksi debitur, pemantauan kredit, serta mitigasi potensi gagal bayar menjadi kunci agar program pembiayaan pemerintah berjalan berkelanjutan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk senantiasa tetap menerapkan manajemen risiko serta tata kelola yang baik, seiring dengan besarnya dukungan pembiayaan terhadap program prioritas pemerintah.

Di samping itu, bank Himbara juga diharapkan memberikan kontribusi yang sejalan dengan kapasitas serta keahlian dari masing-masing bank.

"Terkait hal tersebut, besarnya kredit/pembiayaan yang disalurkan semestinya bukan dijadikan sebagai tujuan satu-satunya, namun harus pula dilengkapi dengan struktur kredit dan sumber pembayaran yang jelas, serta didukung dengan mitigasi risiko dan pemantauan yang memadai," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, dalam jawaban tertulisnya di Jakarta, Senin.

Secara umum, OJK memandang positif peran bank Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Sebagai bagian dari BUMN yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh negara, bank Himbara diharapkan ikut menjalankan peran dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah dan dengan tetap diandalkan untuk menghasilkan laba.

"Sehingga, bank Himbara merupakan bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus ikut berperan aktif dalam pemerataan kesejahteraan," ujar Dian.

Adapun beberapa program pemerintah yang melibatkan partisipasi perbankan antara lain kredit usaha rakyat (KUR), penghapustagihan kredit kepada UMKM, program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Dukungan tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan secara konsisten mengambil peran dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," kata Dian.

Khusus KDKMP, Dian menyampaikan bahwa secara umum OJK mendukung komitmen pemerintah dalam pemenuhan kewajiban pembayaran kredit terkait KDKMP tersebut, sebagaimana telah dalam beberapa kesempatan disampaikan pemerintah melalui Menteri Keuangan.

Sejalan dengan penyampaian-penyampaian pemerintah dimaksud, OJK berpandangan bahwa berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan pembayaran kewajiban kepada bank Himbara tersebut telah/tengah dipersiapkan.

Hal ini termasuk yang terkait dengan kejelasan sumber pembayaran, berbagai proses verifikasi dan validasi serta lembaga pelaksananya, berbagai dokumentasi yang diperlukan, maupun peraturan dan/atau petunjuk pelaksanaan yang memadai dan dibutuhkan sebagai dasar pelaksanaan proses pembayaran kredit KDKMP tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
RI Dorong ASEAN Tancap Gas ...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.