Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alarm Industri Berbunyi! Strategi Disiapkan Hadapi Lonjakan Harga Plastik

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Alarm Industri Berbunyi! Strategi Disiapkan Hadapi Lonjakan Harga Plastik Doc: ANTARA/ Nirkomala.
Ket. Beberapa jenis plastik yang biasa digunakan untuk kebutuhan warga di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (8/4/2026).

JAKARTA – Kenaikan harga bahan baku plastik dan berbagai komoditas lain mencerminkan tingginya sensitivitas rantai pasok terhadap dinamika geopolitik global, mulai dari gangguan distribusi hingga lonjakan harga energi sebagai input utama.

Dalam konteks ini, langkah strategis menjadi krusial untuk meredam tekanan biaya produksi sekaligus menjaga daya saing industri.

Respons yang diperlukan tidak cukup bersifat jangka pendek seperti penyesuaian harga, tetapi harus mencakup diversifikasi sumber bahan baku, peningkatan efisiensi produksi, hingga percepatan adopsi ekonomi sirkular melalui daur ulang.

Di sisi lain, penguatan kebijakan industri dan insentif investasi juga diperlukan agar pelaku usaha mampu beradaptasi terhadap volatilitas global yang kian sering terjadi.

Tanpa strategi yang terintegrasi, lonjakan biaya bahan baku berisiko menekan margin industri dan mengganggu stabilitas pasokan di dalam negeri.

Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merespons kenaikan harga bahan baku plastik dan berbagai komoditas lain yang terdampak dinamika geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Saat memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini fokus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga komoditas dunia, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap industri dan masyarakat dapat ditekan.

Menurutnya, pemerintah menyadari bahwa gejolak global, termasuk kenaikan harga energi berpengaruh langsung terhadap sektor industri dalam negeri, salah satunya industri plastik yang bahan bakunya masih impor.

"Kami pemerintah terus menerus setiap hari, kita memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," kata Prasetyo.

Ia menjelaskan, strategi pemerintah dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian untuk memastikan respons kebijakan berjalan cepat dan terintegrasi.

Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian untuk mencari solusi terhadap tekanan harga.

Langkah lain yang disiapkan pemerintah antara lain menjaga stabilitas pasokan energi dan bahan baku industri, termasuk membuka peluang sumber pasokan baru apabila diperlukan.

Prasetyo menekankan bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tidak dapat dilakukan secara instan karena berkaitan dengan rantai pasok global dan kerja sama perdagangan internasional yang membutuhkan proses penyesuaian.

"Cara menyelesaikannya itu kan juga tidak serta-merta mudah ya. Contoh misalnya, memastikan pasokan minyak kita, itu kan meskipun mohon maaf, misalnya banyak yang punya produksi minyak, tapi belum tentu juga selama ini mungkin kita belum pernah membeli dari negara tersebut, atau dari perusahaan tersebut. Ini kan butuh waktu," kata Prasetyo menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.