Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sikat Tawuran dan Bullying, Polisi Masuk Sekolah Lewat Program Bapak Asuh

2 Jumat, 18 Sep 2026, 06:10 WIB | Oleh:
Sikat Tawuran dan Bullying, Polisi Masuk Sekolah Lewat Program Bapak Asuh Sikat Tawuran dan Bullying, Polisi Masuk Sekolah Lewat Program Bapak Asuh Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya
Ket. Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai langkah memperkuat sistem perlindungan serta pencegahan dini terhadap persoalan remaja di lingkungan sekolah di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menginisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di lingkungan sekolah guna mendeteksi serta mencegah aksi perundungan, kekerasan, hingga tawuran antar-siswa sejak dini. 

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan pentingnya mengenali potensi persoalan di kalangan pelajar sebelum berkembang dan mengancam keselamatan serta masa depan mereka.

“Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Asep Edi Suheri pada acara peluncuran program tersebut di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).

Asep meminta seluruh personel kepolisian yang bertugas untuk memahami karakter lingkungan sekolah dan dinamika para siswa.

"Apabila ditemukan indikasi kegiatan yang berpotensi merugikan pelajar, pendampingan akan ditingkatkan melalui koordinasi erat bersama pihak sekolah dan orang tua," katanya.

Melalui pendekatan ini, Asep menyebutkan pihak kepolisian mengedepankan edukasi mengenai risiko tindakan melanggar hukum serta pembinaan agar pelajar memahami konsekuensi logis dari setiap tindakan sebelum terlibat lebih jauh.

"Langkah pencegahan yang dilakukan tepat waktu tersebut bertujuan menjaga hak anak agar dapat terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita sebagai generasi penerus bangsa," katanya.

Asep juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, masyarakat, dan kepolisian untuk merespons cepat informasi mengenai perundungan maupun ajakan berbahaya, baik di lingkungan sekolah, pergaulan, maupun ruang digital.

Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, upaya perlindungan anak diharapkan berjalan secara berkesinambungan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mencetak generasi unggul pada masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.