• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Peneliti NASA Temukan Kawa...

Peneliti NASA Temukan Kawah Baru di Bulan, Terbentuk Sekali dalam Seabad

Kamis, 17 Sep 2026, 10:43 WIB

WASHINGTON - Seorang peneliti di NASA telah menemukan kawah besar yang baru terbentuk di Bulan, sebuah kejadian langka yang hanya terjadi "sekali dalam seabad atau bahkan lebih lama," menurut para ilmuwan.

Ket. Foto: Tampilan Bulan yang diperbesar dari gambar yang diambil oleh Kamera Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA. — Sumber: NASA

Kawah yang dijuluki "McGetchin" ini memiliki lebar 730 kaki (222 meter), kata NASA dalam sebuah unggahan blog.

Kawah ini diyakini terbentuk pada musim semi tahun 2024 akibat tabrakan komet atau asteroid dengan Bulan, para peneliti menggambarkan objek yang menyebabkannya berukuran sebesar bangunan setinggi tiga hingga enam lantai.

"Para ilmuwan memperkirakan dampak sebesar ini terjadi di Bulan sekitar sekali dalam seabad atau bahkan lebih lama," kata NASA dalam unggahan blog tersebut.

Meskipun kawah itu sudah ada selama bertahun-tahun, kawah tersebut baru ditemukan ketika Robert Wagner, seorang peneliti dari Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) NASA, memperhatikannya dalam pemindaian baru permukaan Bulan.

Kawah tersebut tampak sebagai "titik terang besar yang dikelilingi oleh lingkaran gelap" oleh wahana LRO, yang telah mempelajari Bulan sejak tahun 2009.

Sebuah studi yang diterbitkan pada hari Rabu di jurnal Science Advances menetapkan bahwa itu adalah kawah baru terbesar yang pernah ditemukan di tata surya.

Meskipun Bulan memiliki banyak kawah, yang sebagian besar jauh lebih besar daripada McGetchin, meneliti pembentukan kawah secara langsung dapat membantu membangun pemahaman tentang geologi Bulan.

Hal ini pada gilirannya dapat mempersiapkan misi berawak ke Bulan di masa depan dengan lebih baik, yang saat ini sedang direncanakan oleh Amerika Serikat dan Tiongkok.

Tidak seperti Bumi, Bulan praktis tidak memiliki lapisan atmosfer, sehingga puing-puing luar angkasa tidak melambat atau terbakar sebelum bertabrakan dengan permukaannya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.