Houthi Berhasil Cengkeram Selat Bab al-Mandab, Jalur Dagang Dunia Terancam Lumpuh

Kamis, 17 Sep 2026, 21:07 WIB

ADEN - Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi di medan terjal yang menghadap Selat Bab al-Mandab yang strategis semakin sengit pada hari Rabu, saat kedua belah pihak mengerahkan bala bantuan ke garis depan, ungkap seorang pejabat militer Yaman kepada Xinhua.

Pejabat yang berbicara dengan syarat anonimitas itu mengatakan bentrokan sengit sedang berkecamuk di pegunungan Kahbub di Provinsi Lahj, Yaman selatan, pada Rabu (16/9) malam waktu setempat setelah anggota Houthi melancarkan upaya baru untuk menembus posisi pertahanan pasukan pemerintah.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Getty Images

Pasukan pemerintah memukul mundur pergerakan Houthi tersebut dan melancarkan serangan balik, merebut kembali sejumlah dataran tinggi yang menghadap ke jalur akses menuju Selat Bab al-Mandab setelah pertempuran berlangsung selama berjam-jam dan masih terus berlanjut, dengan sejumlah petempur tewas di kedua belah pihak.

Pejabat tersebut mengatakan pasukan pemerintah juga menembak jatuh sebuah drone pengintai milik Houthi di atas garis depan Kahbub dalam pertempuran pada Rabu malam.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa kedua belah pihak mengerahkan pasukan dan peralatan militer tambahan ke wilayah tersebut seiring berlanjutnya bentrokan di sepanjang garis depan yang bergunung-gunung.

Dataran Tinggi Kahbub mempunyai arti strategis karena lokasinya yang berdekatan dengan Selat Bab al-Mandab, jalur air sempit yang menjadi medan pertempuran penting antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman.

Kelompok Houthi menguasai wilayah yang signifikan di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman, merebut kota pelabuhan strategis Mocha pada 10 September, kemudian menguasai Pulau Mayun yang terletak di jantung Selat Bab al-Mandab pada 11 September. Selat tersebut merupakan titik sempit maritim yang vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Konflik Yaman meletus pada akhir 2014 ketika Houthi merebut Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi untuk campur tangan pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional. Ant

  • Houthi
  • Bab al-Mandab
  • Aden
  • Sanaa

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.