Ajang MotoGP 2026 Diungkap InJourney Percepat Pengembangan Pariwisata Mandalika
Kamis, 17 Sep 2026, 21:40 WIBLOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT Â - Direktur Utama (Dirut) InJourney Maya Watono mengatakan ajang MotoGP Indonesia 2026 yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika mempercepat pengembangan pariwisata di Kawasan Mandalika dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Ajang MotoGP Indonesia ini mempercepat pengembangan pariwisata di The Mandalika," kata Maya saat menghadiri rapat koordinasi persiapan teknis ajang MotoGP Indonesia di Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (17/9).
Ia mengatakan dengan ajang MotoGP maupun ajang balap lainnya yang digelar di Sirkuit Mandalika, kunjungan wisatawan baik itu wisatawan asing maupun lokal yang datang ke Lombok mengalami peningkatan luar biasa.
"Wisatawan asing yang datang ke Lombok itu sangat banyak, ini membawa devisa yang tinggi bagi NTB dan untuk Indonesia," ujarnya.
Ia mengatakan ajang ini juga dapat memperkuat "national branding" Indonesia di dunia, sehingga slogan saat ini adalah Mandalika Mendunia.
"Mandalika ini diharapkan bisa menjadi penguatan promosi pariwisata Indonesia," katanya.
Ia mengatakan pada ajang MotoGP 2026 pada 9-11 Oktober 2026 ini merupakan hal yang spesial bagi masyarakat Indonesia, karena ada dua pembalap lokal yang tampil pada ajang balap kuda besi internasional tersebut.
"Dua pembalap kebanggaan Indonesia Mario Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 akan tampil di Sirkuit Mandalika," katanya.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah provinsi bersama InJourney sudah siap menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2026.
"Berbagai improvement sudah dilakukan baik terkait konektivitas, pengamanan, fasilitas dan pelibatan masyarakat lokal dalam pelaksanaan MotoGP," katanya.
Ia mengatakan ajang MotoGP Indonesia di Mandalika ini telah digelar sebanyak lima kali, sehingga persiapan dipastikan dilaksanakan dengan baik, supaya ajang tersebut berjalan lancar.
"Ajang ini harus bisa memberikan dampak kepada masyarakat lokal. Kawasan Mandalika tidak boleh dipandang sebagai entitas eksklusif milik pemerintah pusat, melainkan milik masyarakat NTB," katanya.
Menurutnya MotoGP menjadi lokomotif penggerak berbagai sektor strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"MotoGP ini adalah momentum dan master event-nya di Mandalika, mari sama-sama sukseskan 'event' ini," katanya
Sementara itu, Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan persiapan penyelenggaraan ajang MotoGP Indonesia ini telah mencapai 95 persen.
"Persiapan sarana dan prasarana pendukung serta perbaikan lintasan sirkuit terus dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan Dorna," katanya. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data
-
Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bulog Gandeng Perguruan Tinggi
-
Kurniawan Dwi Yulianto Ingatkan Skuad Timnas U17 untuk Tak Jemawa Usai Kalahkan China, Qatar Sudah Menunggu
-
Kerjasama Mendukung Percepatan Digitalisasi sektor pariwisata di Destinasi Unggulan Indonesia
-
Ironi-ironi Miris di Kota Teraman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.