Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Kualitas CBP 2026, Bulog Libatkan PPL dan Babinsa dalam Penyerapan Gabah

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Jaga Kualitas CBP 2026, Bulog Libatkan PPL dan Babinsa dalam Penyerapan Gabah Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) melaporkan progres penyediaan pasokan pangan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada Komisi VI DPR RI di Pusat Komando dan Pengendalian Bulog Jakarta, Senin (14/9).

JAKARTA -

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengoptimalkan tata kelola penyerapan, pengolahan, hingga pemeliharaan cadangan beras pemerintah (CBP) demi menjaga mutu pangan nasional secara berkelanjutan.

Rizal mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah Bulog mengevaluasi pengalaman penyerapan gabah tahun sebelumnya yang menerapkan skema any quality dengan menemukan berbagai tantangan terkait mutu hasil panen dari petani di sejumlah wilayah produksi.

"Pengalaman ini kami evaluasi, maka di Inpres Tahun 2026 kami tambahkan klausulnya any quality dengan catatan masuk dalam usia panen. Nah itu di inpres bunyinya," kata Rizal di Jakarta, Senin (14/9), saat menerima kunjungan kerja Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini bersama jajaran di Pusat Komando dan Pengendalian Bulog terhadap penanganan pangan korban gempa NTT.

Rizal menyampaikan evaluasi itu menjadi dasar Bulog memperbaiki mekanisme penyerapan pada 2026, dengan menambahkan ketentuan bahwa gabah any quality harus berasal dari usia panen yang sesuai agar dapat diolah menjadi beras pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, Bulog melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) hingga penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Hal itu dilakukan untuk memastikan rekomendasi panen diberikan terhadap gabah yang memenuhi persyaratan sebelum dilakukan pembelian sebagai upaya menjaga standar kualitas cadangan pangan.

"Makanya di tim serap gabah kami, di tiap-tiap desa itu melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, teman-teman PPL. Nah jadi nanti setelah ada rekomendasi PPL mana yang dipanen, itu yang dibeli Bulog. Ini untuk menjaga kualitasnya supaya memenuhi syarat," bebernya.

Pengawasan sejak tahap awal panen dinilai penting karena kualitas bahan baku menentukan mutu beras yang dihasilkan Bulog serta berpengaruh terhadap keberlanjutan cadangan pangan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas.

Setelah gabah diserap, Bulog melanjutkan proses pengolahan melalui mitra penggilingan mikro di daerah yang telah disertifikasi untuk memastikan kemampuan menghasilkan beras sesuai standar mutu dengan pecahan dan kadar air tepat.

"Nah, diolah ini kami bermitra sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) agar memprioritaskan mitra-mitra penggilingan mikro, yang kecil-kecil, bukan yang besar-besar. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah," kata dia.

Sertifikasi mitra penggilingan dilakukan agar setiap fasilitas mampu memenuhi standar produksi sebelum mendapatkan kepercayaan mengolah beras cadangan pemerintah sehingga risiko penurunan kualitas dapat ditekan sejak proses pengolahan berlangsung hingga selesai.

Bulog juga menerapkan pemeliharaan bertahap bertingkat dan berlanjut terhadap stok beras melalui pemeriksaan harian, mingguan, bulanan hingga semester untuk menjaga kondisi cadangan tetap baik selama masa penyimpanan di gudang Bulog.

Sistem pemeliharaan tersebut mencakup pengaturan posisi beras di gudang dengan melakukan rotasi penyimpanan agar beras yang berada di bagian bawah maupun atas tetap terjaga kualitasnya dan tidak mengalami penurunan mutu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

45 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.