Menag Nasaruddin Umar: MTQ Nasional XXXI Harus Lahirkan Insan Antikorupsi.

Minggu, 13 Sep 2026, 02:07 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Jawa Tengah menjadi momentum untuk melahirkan sikap Qurani.

"Al Quran diturunkan untuk dibaca, dipahami, dan ditadaburi pesan-pesannya," katanya pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu.

Ket. Foto: Menteri Agama Nasaruddin Umar saat pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9). — Sumber: Antara Foto

Di dalam keluarga, kata dia, sikap Qurani hadir dalam kasih sayang, tanggung jawab, musyawarah, dan kemampuan menjaga kehormatan satu sama lain.

"Tidak ada kekerasan, penghinaan, ataupun kesewenang-wenangan yang dapat dibenarkan mengatasnamakan agama," katanya.

Di kantor dan tempat kerja, lanjut dia, sikap Qurani tampak dalam amanah, kedisiplinan, profesionalisme, dan pelayanan yang adil.

"Al Quran tidak boleh hanya terdengar pada pembukaan acara. Tetapi kehilangan daya pengaruhnya ketika kita mengelola anggaran, menggunakan kewenangan, memberikan pelayanan, dan mengambil keputusan," tegasnya.

Menurut dia, orang yang dekat dengan Al Quran harus menjadi orang yang paling dapat dipercaya, paling sungguh-sungguh bekerja, dan paling jauh dari korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan.

"Di tengah masyarakat, sikap Qurani ini diwujudkan melalui ta'aruf, ta'awun dan tabayyun, saling mengenal, saling menolong dalam kebaikan, serta memeriksa setiap informasi sebelum menyebarkannya," katanya.

Sikap Qurani menolak fitnah, hoaks, ujaran kebencian, dan segala tindakan yang merusak kehormatan, serta persaudaraan.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kata dia, sikap Qurani berarti menegakkan keadilan, menjaga persatuan, melindungi kelompok-kelompok yang lemah, menghormati kemajemukan temukan dan mendahulukan kepentingan bersama.

"Semakin dekat seseorang kepada Al Quran, semestinya semakin mulia akhlaknya, semakin santun tutur katanya, semakin menghormati perbedaan dan semakin besar kontribusinya bagi kerukunan dan persatuan Indonesia," katanya.

MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11-20 September 2026, dengan perlombaan yang berlangsung di 12 arena yang tersebar di Kota Semarang.

Sebanyak 2.242 peserta yang terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan akan berkompetisi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba dengan 48 kategori.

  • MTQ Nasional XXXI

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.