Laga Sepak Bola di Belanda Terancam Dihentikan Jika Suporter Nyalakan Kembang Api
Minggu, 13 Sep 2026, 00:05 WIBLEEUWARDEN â Kompetisi sepak bola di Belanda akan menerapkan aturan tegas terhadap penggunaan kembang api dan suar di dalam stadion. Mulai sekarang, pertandingan dapat langsung dihentikan apabila suporter menyalakan atau menggunakan kembang api dari tribun.
Kesepakatan tersebut dicapai oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), Kejaksaan Belanda, serta Menteri Kehakiman dan Keamanan David van Weel. Kebijakan itu menjadi respons atas meningkatnya risiko keselamatan akibat penggunaan kembang api oleh suporter di stadion.
âMulai sekarang aturannya adalah: jika kembang api digunakan, pertandingan langsung berakhir dan seluruh penonton bisa pulang,â kata Van Weel kepada surat kabar Belanda, AD.
Keputusan tersebut muncul setelah insiden serius dalam pertandingan liga antara SC Cambuur dan Feyenoord di Leeuwarden bulan lalu. Laga tersebut sempat dihentikan sekitar 20 menit pada babak pertama setelah sejumlah pendukung Feyenoord di sektor tandang menyalakan banyak suar merah dan melemparkan kembang api.
Situasi semakin berbahaya karena beberapa kembang api diarahkan ke sektor yang ditempati pendukung Cambuur. Bahkan, sebuah kembang api meledak di lapangan hanya beberapa meter dari kiper Feyenoord, Tjark Ernst.
Cambuur kemudian melaporkan bahwa sedikitnya lima suporter mengalami cedera akibat insiden tersebut. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka bakar, gangguan pendengaran, serta cedera pada mata.
Insiden tersebut kembali menyoroti persoalan penggunaan kembang api di stadion sepak bola Belanda. Selain mengganggu jalannya pertandingan, benda-benda tersebut dinilai dapat menimbulkan risiko serius bagi pemain, petugas pertandingan, maupun penonton.
Dengan aturan baru tersebut, penggunaan kembang api tidak lagi sekadar berpotensi menyebabkan pertandingan dihentikan sementara. Pertandingan akan dinyatakan berakhir apabila kembang api digunakan di dalam stadion.
Kebijakan itu sekaligus menjadi peringatan keras bagi kelompok suporter. Otoritas Belanda ingin memastikan keselamatan penonton menjadi prioritas utama, sekaligus mencegah insiden serupa terulang pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ekraf Dorong Pelaku Kreatif Lokal Tembus Kawasan Premium seperti SCBD Park.
-
Klasemen Liga Italia: AS Roma Berada di Puncak, Como Masuk Empat Besar
-
Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut
-
Penutupan Muktamar Nahdlatul Ulama di Jombang
-
Hari Ini, Mantan Menag Yaqut Cholil Bacakan Nota Perlawanan atas Dakwaan Korupsi Kuota Haji
-
Masyarakat Adat Doakan Keselamatan Indonesia dari Lereng Gunung Slamet
-
Sejumlah Bandara Masih Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.