Kampung Akar Bangun 13 Rumah Layak Huni, Warga Masih Banyak Belum Punya Rumah

Minggu, 13 Sep 2026, 04:00 WIB

Timika - Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Akar di Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah memanfaatkan dana Program Pokja Kampung Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) untuk membangun rumah warga di wilayah itu.

Program Pokja Kampung YPMK adalah program pemberdayaan masyarakat untuk mengelola dana kemitraan dalam membangun kemandirian ekonomi serta menggerak pembangunan di tingkat kampung.

Ket. Foto: Ketua Pokja Kampung Akar Distrik Mimika Barat Tengah Isidorus Tanotani berpose di depan salah satu rumah yang pembangunannya menggunakan dana Pokja YPMAK, Sabtu (12/9). — Sumber: Antara

‎Ketua Pokja Kampung Akar Isidorus Tanotani di Akar, Sabtu (12/9), mengatakan melalui dana pokja Kampung Akar telah membangun 13 unit rumah layak huni untuk masyarakat di wilayah itu sejak 2023.

‎"Pada 2023 sebanyak tiga unit rumah dibangun dengan dana Pokja, 2024 ada empat unit rumah dibangun, 2025 ada dua unit rumah dibangun, dan 2026 ini ada empat unit rumah dibangun," ujarnya.

Rumah yang dibangun dengan dana Pokja Kampung Akar dicat berwarna biru sedangkan jendela dan pintu rumah dicat berwarna hijau atau kuning.

"Di dekat pintunya terdapat logo YPMAK sebagai tanda pembangunan rumah itu bagian dari program pokja," ujarnya.

Seluruh proses ‎pembangunan rumah tersebut melibatkan partisipasi langsung masyarakat.

Konstruksi bangun seluruhnya menggunakan kayu. Pada 2026 selain membangun rumah, Pokja Kampung Akar juga memanfaatkan dana Pokja untuk pembangunan jalan dari dermaga kampung menuju ke pantai untuk mendukung aktivitas keseharian masyarakat.

"Semua pekerjaan ini kami libatkan masyarakat. Tidak ambil tenaga dari jauh (luar)," ujarnya.

‎‎Pokja Kampung Akar sebelumnya juga telah membuat program perluasan kampung untuk pemukiman baru masyarakat disertai dengan perluasan jalan menuju ke area rumah masyarakat di pemukiman baru itu.

Pada 2025 Pokja Kampung Amar juga melakukan pengadaan satu unit lonceng gereja dan pembangunan satu unit rumah gereja.

Ia mengatakan pada tahun 2027 pihaknya akan tetap mengusulkan program pembangunan rumah untuk masyarakat melalui dana pokja.

‎"Di sini rumah sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Di Kampung Akar ini masih banyak masyarakat yang belum punya rumah," ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.