TPU Perlu Pendanaan dan Bisa Diambilkan dari Anggaran Kelurahan
Jumat, 11 Sep 2026, 11:28 WIBBENGKULU - Â Tempat pemakaman umum (TPU) sudah mulai menjadi masalah di berbagai tempat. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengatur skema pemanfaatan dana kelurahan.
Tujuannya untuk meningkatkan fasilitas di tempat pemakaman umum (TPU), salah satunya yaitu penyediaan tenda portable bagi keluarga dan penggali kubur saat proses pemakaman.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut saat ini pengadaan tenda portable masih dalam tahap pembahasan, dan salah satu masukan yang tengah dikaji yaitu penggunaan sebagian dana kelurahan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas tersebut.
"Skemanya masih dibahas. Kalau dari pemerintah daerah, misalkan dana kelurahan nanti kita arahkan. Dana kelurahan itu selain untuk membangun jalan atau drainase, sebagian bisa kita arahkan ke sana," kata dia di Kota Bengkulu, Jumat.
Untuk kebutuhan anggaran satu unit tenda portable diperkirakan sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta, dengan ketersediaan dana kelurahan, pengadaan tenda dinilai dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di masing-masing TPU.
Dedy menyebut fasilitas tenda di TPU selama ini masih kurang mendapat perhatian, mengingat kondisi pemakaman yang terbuka dan terpapar langsung terik matahari dapat menyulitkan keluarga maupun para penggali kubur selama proses pemakaman.
Selama ini, masyarakat dan penggali kubur seringkali menggunakan terpal sebagai pelindung dari panas matahari, dan kondisi tersebut dinilai kurang memadai sehingga diperlukan fasilitas tenda portable yang dapat digunakan secara lebih layak.
Dengan memanfaatkan dana kelurahan untuk pengadaan fasilitas TPU akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta kebutuhan di lapangan, dan pengadaan tersebut akan dilakukan secara bertahap agar tidak membebani anggaran.
Sementara itu, Dedy menerangkan bahwa dengan adanya penyediaan tenda portabel merupakan bagian dari upaya Pemkot menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Untuk itu, adanya fasilitas sederhana seperti tenda di TPU dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga maupun masyarakat yang mengikuti prosesi pemakaman.
Selain memberikan kenyamanan kepada keluarga dan pelayat, lanjut Dedy, keberadaan tenda juga dapat membantu para petugas penggali makam dalam menjalankan tugasnya dan membantu menjaga stamina dan kondisi fisik petugas selama proses penggalian makam.
Ia menerangkan bahwa pelayanan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi, tetapi juga harus hadir dalam berbagai situasi yang dihadapi masyarakat, termasuk ketika keluarga sedang mengalami kedukaan.
Oleh karena itu, pemerintah menargetkan fasilitas tersebut dapat segera direalisasikan dan digunakan di sejumlah TPU yang tersebar di wilayah Kota Bengkulu.
- lahan tpu
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Karnaval Kendaraan Hias
-
Rating Hancur, Hati Penonton Ikut Hancur! Film Our Movie Disebut Drakor Paling Menyakitkan 2025
-
Warga Sambut Positif ‘Pelican Crossing’ di Stasiun Cikini
-
Pemprov Mulai Sosialisasi Lahan Calon TPU
-
TNI Kerahkan Pesawat Angkut Kirim Logistik ke Titik Banjir Sibolga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.