- Home
-
- Megapolitan
-
- Rusmini, Lansia 73 Tahun P...
Rusmini, Lansia 73 Tahun Penjual Sayur di Pasar Kedip Kebayoran Lama
Kamis, 01 Okt 2026, 15:31 WIBJAKARTA -- Kelurahan Kebayoran Lama Selatan memberikan pendampingan kepada Rusmini (73), lansia yang tinggal seorang diri dan masih berjualan sayur serta buah di Pasar Kedip, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel).
"Kalau dari lingkungan, dari Pak RT, Pak RW dan kami bantuan ada," kata Lurah Kebayoran Lama Selatan Nuryanti saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan pihak kelurahan bersama RT dan RW telah memberikan bantuan dan memantau kondisi Rusmini yang masih beraktivitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kini, Rusmini telah dibawa ke posyandu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan Rusmini dinyatakan baik.
Selain pendampingan kesehatan, pemerintah juga tengah membantu proses perpindahan administrasi kependudukan Rusmini dari Ngawi, Jawa Timur, ke Jakarta.
Menurut Nur, proses perpindahan administrasi tersebut telah diurus melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Setelah KTP Rusmini selesai dipindahkan, kelurahan berencana mendaftarkannya ke panti untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
"Belum, nunggu KTP-nya pindah. Nanti, baru kita daftarkan ke panti," ujar Nur.
Rusmini diketahui telah tinggal di Jakarta sejak 1982, setelah datang dari Ngawi. Selama lebih dari empat dekade, ia beberapa kali berpindah tempat tinggal di kawasan Kebayoran Lama, hingga akhirnya menetap di sekitar Pasar Kedip.
Setiap hari, Rusmini berjualan sayur dan buah selepas subuh hingga sore atau menjelang malam. Penghasilannya tidak menentu, berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu pada hari ramai, tetapi terkadang hanya sekitar Rp50 ribu ketika pasar sepi.
Rusmini juga memiliki riwayat masalah pada kaki kanannya yang pernah mengalami pembengkakan hingga mengeluarkan cairan.
Kondisi tersebut membuat langkahnya kini terbatas, tetapi ia tetap berjualan karena membutuhkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kisah Rusmini menjadi perhatian setelah seorang pengguna media sosial mengunggah pengalamannya saat mengunjungi lapak Rusmini dan melihat sejumlah sayur serta buah dagangannya mulai membusuk karena tidak terjual.
Meski tinggal seorang diri, Nur mengatakan Rusmini masih mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dari hasil berjualan dan tetap ingin beraktivitas.
Nur mengatakan Rusmini saat ini memilih tetap tinggal di tempat yang sekaligus menjadi lokasi berjualan karena mempertimbangkan kemampuan ekonominya.Â
- Peduli pada Lansia
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
KBRI Kamboja Luncurkan Pasar Malam Pertama di Phnom Penh
-
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestle Boost Optimum Hadirkan Program “Bakti Sepanjang Usia Membangun Komunitas Peduli Lansia
-
Brimob Polda Sumsel Optimalkan Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut Muara Enim dengan X-Fire.
-
Harga Emas di Pegadaian pada Minggu (29/3) Pagi: UBS, Antam, dan Galeri24 Naik
-
Mantan Presiden SBY dan Jusuf Kalla Melayat Menhan Juwono Sudarsono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.