RS Mardi Rahayu Kudus Gunakan Solar Panel sebagai Energi Alternatif
Kamis, 01 Okt 2026, 15:38 WIBKUDUS -- RS Mardi Rahayu Kudus, Jawa Tengah, mulai memanfaatkan energi terbarukan dengan memasang solar panel sebagai energi alternatif sekaligus mendukung upaya mewujudkan rumah sakit ramah lingkungan atau "green hospital".
"Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 416 Kilowatt-peak (kWp) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi energi dan mendukung operasional yang lebih berkelanjutan," kata Direktur Utama RS Mardi Rahayu, Dr. Pujianto, M.Kes usai peresmian PLTS atap di RS Mardi Rahayu Kudus, Kamis.
Ia mengungkapkan PLTS tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan PT Mitra Solar Radians (Solar Radiance) dengan skema kerja sama selama 25 Tahun.
Dengan skema tersebut, sistem PLTS Atap ini diproyeksikan dapat menghasilkan sekitar 584,40 MWh energi listrik per tahun dan menghindari emisi sekitar 521 ton COâ per tahun, atau sekitar 12.077 ton COâ selama masa kerja sama.
"Angka tersebut setara dengan manfaat lingkungan seperti penanaman sekitar 309.661 pohon selama 25 tahun," ujarnya.
Menurut Puji sebagai rumah sakit yang beroperasi selama 24 jam, kebutuhan energi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan.
Rumah Sakit Mardi Rahayu berkomitmen menuju Rumah Sakit Hijau (Green Hospital) dengan beberapa langkah seperti penggunaan lampu LED, pemanfaatan flushing air daur ulang, penyediaan EV charging station, serta pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di RS Mardi Rahayu.
"Pemanfaatan energi surya menjadi salah satu langkah yang ditempuh RS Mardi Rahayu untuk mengoptimalkan pengelolaan energi sekaligus mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional rumah sakit menuju 'green hospital'," ujarnya.
Ia menyampaikan kebutuhan energi yang berkelanjutan perlu berjalan seiring dengan upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan. Sedangkan kebutuhan energinya cukup besar.
"Karena itu, kami ingin meningkatkan efisiensi energi sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan. PLTS menjadi salah satu langkah nyata kami menuju rumah sakit yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujarnya.
Kerjasama dengan Solar Radiance, kata Pujianto, akan berlanjut, untuk pemasangan PLTS tahap kedua di gedung parkir dan gedung rawat inap Betania yang masih dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, Head of Business Development Solar Radiance Billy Jayadi mengungkapkan dalam proyek ini, pihaknya mencatat 9.405 work manhour dengan 100% zero accident, sementara seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan tanpa mengganggu aktivitas pelayanan RS Mardi Rahayu.
Menurut dia energi efisien sebagai bagian dari keberlanjutan pelayanan kesehatan efisiensi energi bagi RS Mardi Rahayu tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan biaya operasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi keberlanjutan rumah sakit.
"Dengan kebutuhan energi yang terus berkembang, pemanfaatan sumber energi terbarukan menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung keberlangsungan operasional dalam jangka panjang. Sehingga sumber daya dapat lebih optimal diarahkan untuk meningkatkan mutu pelayanan," ujarnya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Bola Basket NBA: Magic Bangkit di Berlin, Tundukkan Grizzlies dalam Laga Bersejarah di Jerman
-
Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tasikmalaya
-
Tanpa Visi Nasional yang Konsisten, RI Sulit Melangkah Jadi Negara Maju
-
DPRD DKI Dorong Layanan Eksekutif RSUD Cengkareng Bisa Diakses Pasien BPJS
-
Perlu Antisipasi Dini Risiko Stagflasi Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.