Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional

Jumat, 11 Sep 2026, 14:00 WIB

CIKARANG — Midea Electronics Indonesia memperkuat investasi manufaktur di Indonesia seiring pencapaian produksi 3 juta unit serta peresmian fasilitas produksi baru di Cikarang, Jawa Barat.

Pencapaian tersebut ditandai dengan peresmian pabrik Midea Electronics Indonesia pada fasilitas Residential Air Conditioner (AC) di Cikarang pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut juga diisi dengan tur fasilitas produksi untuk melihat proses manufaktur produk AC serta prosesi simbolis pencapaian produksi dan penguatan kapasitas manufaktur.

Ket. Foto: Perayaan pencapaian produksi 3 juta unit dan peresmian pabrik Midea Electronics Indonesia pada fasilitas Residential Air Conditioner (AC) di Cikarang pada Rabu (9/9/2026). Midea memperkuat investasi manufaktur di Indonesia untuk memperluas kapasitas produksi AC, kulkas, dan mesin cuci. — Sumber: Midea Electronics Indonesia

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza; Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto; Plt. Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Rifqi Ansari; serta jajaran manajemen Midea dan sejumlah perusahaan terkait.

President Director Midea Electronics Indonesia, Jack Ding, mengatakan bahwa pencapaian produksi 3 juta unit menjadi salah satu tonggak dalam pengembangan manufaktur perusahaan di Indonesia.

“Pencapaian 3 juta unit merupakan milestone penting dalam perjalanan manufaktur Midea di Indonesia. Kami akan terus berinvestasi, memperkuat produksi lokal, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur Indonesia,” ujar Jack Ding dalam keterangannya pada Jumat (11/9/2026).

Midea mulai memperluas investasi manufaktur di Indonesia sejak 2023. Fasilitas Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi. Luas bangunan fasilitas tersebut direncanakan bertambah dari sekitar 13.000 meter persegi menjadi 43.000 meter persegi.

Selain fasilitas AC, Midea mengembangkan produksi mesin cuci di Indonesia. Pada 2024, perusahaan mengembangkan produksi Twin Tub Washing Machine pada fasilitas seluas 17.000 meter persegi. Kapasitas dan kategori produksi tersebut ke depan akan diperluas untuk mencakup mesin cuci Top Loading.

Sementara itu, fasilitas produksi refrigerator di Karawang dibangun di atas lahan lebih dari 150.000 meter persegi. Pabrik tersebut direncanakan memproduksi sejumlah kategori produk, mulai dari refrigerator side-by-side, double door, single door, hingga chest freezer.

Produksi dan Ekspor

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mengatakan bahwa perkembangan investasi dan produksi Midea menunjukkan meningkatnya kapasitas industri elektronika di Indonesia.

“Pada kesempatan hari ini, kita menyaksikan bersama pencapaian produksi 3 juta unit produk, yang terdiri atas 2,25 juta unit produk air conditioner (AC), 1 juta unit produk refrigerator, dan 367.500 unit produk mesin cuci, sekaligus acara peresmian pabrik Midea Indonesia untuk Air Conditioner dan Refrigerator,” ujar Faisol.

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara angka capaian produksi yang disebut sebagai total 3 juta unit dan rincian kategori produk yang jika dijumlahkan mencapai lebih dari 3 juta unit. Oleh karena itu, angka tersebut perlu dipahami sesuai periode dan definisi capaian produksi yang digunakan perusahaan.

Menurut Faisol, peningkatan kapasitas manufaktur Midea juga tercermin dari aktivitas ekspor. Hingga 2026, ekspor Midea Electronics Indonesia disebut telah mencapai sekitar 2 juta unit produk ke sejumlah negara di kawasan ASEAN dan Amerika Utara.

“Capaian ini menunjukkan semakin kuatnya kapasitas manufaktur elektronika di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional,” katanya.

Pemerintah, lanjut Faisol, terus mendorong penguatan industri manufaktur melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Ia berharap peningkatan investasi Midea dapat memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan produksi global perusahaan.

“Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar, melainkan juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan manufaktur dan salah satu basis produksi penting Midea untuk melayani kebutuhan pasar regional maupun global,” ujar Faisol.

Perluas Rantai Pasok Lokal

Penguatan manufaktur juga diarahkan pada peningkatan keterlibatan pemasok dalam negeri. President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment, Ma Kai, mengatakan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan investasi dan kapasitas produksi lokal.

“Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ujar Ma Kai.

Dari sisi industri, Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, menilai bahwa ekspansi manufaktur dapat memberikan nilai tambah terhadap perekonomian dan memperkuat ekosistem industri nasional.

“Ekspansi investasi seperti ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk yang diproduksi di dalam negeri,” ujar Darmadi.

Dengan pengembangan fasilitas AC, mesin cuci, dan refrigerator, Midea menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pasar produk rumah tangga, melainkan juga sebagai salah satu lokasi produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Midea telah hadir di Indonesia sejak 2010 sebagai bagian dari Midea Group, yaitu perusahaan global yang bergerak di bidang peralatan rumah tangga dan elektronik. Portofolio produk yang dipasarkan di Indonesia antara lain AC, kulkas, mesin cuci, air cooler, dan berbagai perangkat rumah tangga lainnya.

Pada 2026, Midea menyatakan total fasilitas produksi elektroniknya di Indonesia mencapai 218.405 meter persegi, mencakup fasilitas produksi AC, refrigerator, dan mesin cuci.

Selain investasi manufaktur, perusahaan juga mengembangkan jaringan layanan purnajual. Midea Indonesia menyebut telah memiliki lebih dari 300 area layanan servis dan 500 teknisi profesional di Indonesia.

Pengembangan fasilitas produksi dan rantai pasok tersebut menjadi bagian dari strategi Midea untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam jaringan manufaktur regional dan global.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.