Pelabuhan Ikan Internasional Jembrana Segera Dibangun, Ekonomi Bali Dibidik
Kamis, 10 Sep 2026, 22:45 WIBJEMBRANA â embangunan pelabuhan perikanan menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur sektor kelautan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Kehadiran pelabuhan yang terintegrasi dapat memperlancar pendaratan, pengolahan, hingga distribusi hasil tangkapan, sehingga membuka peluang peningkatan nilai tambah dan menggerakkan ekonomi di kawasan pesisir.
Pembangunan pelabuhan ikan internasional di Kabupaten Jembrana, Bali, yang masuk salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) segera dimulai akhir bulan ini.
Informasi itu terungkap saat sosialisasi pelaksanaan konstruksi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Gedung Ir Soekarno, Negara, Kamis (10/9).
"Perencanaan pelabuhan ikan internasional ini sudah ada sejak tahun 2019. Akhirnya akan segera terwujud," kata Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat memberikan sambutan dalam sosialisasi tersebut.
Ia mengatakan, infrastruktur perikanan ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan lingkungan, khususnya para pemilik jukung dan perahu di wilayah Jembrana.
Karena itu dia minta pada tahap awal pengerjaan fisik, memprioritaskan pengerukan sedimentasi di mulut kolam labuh dermaga saat ini.
Menurut dia, pendangkalan pada pintu masuk kolam labuh sangat mengganggu alur keluar-masuk perahu nelayan, sehingga banyak nelayan yang memilih menambatkan perahunya di luar kolam labuh.
"Saya menerima langsung keluhan dari nelayan terkait pendangkalan pintu masuk kolam tersebut. Saya minta penanganan hal itu diprioritaskan," katanya.
Terkait banjir yang sering terjadi di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara sebagai lokasi pelabuhan tersebut, dia mengatakan, skema teknis aliran air sudah dipahami dan disiapkan oleh tim pelaksana.
Dia optimistis pengembangan PPN Pengambengan menjadi pelabuhan ikan internasional tidak hanya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memicu efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
âPotensi PAD bagi kami penting, tetapi yang paling penting bagaimana dampak ekonomi, multiplier effect terhadap keberadaan infrastruktur ini. Akan banyak sekali terbangun pabrik, membutuhkan tenaga kerja, dan banyak orang datang. Tentu kita melihat potensi itu,â katanya.
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan Kartono mengatakan, seluruh persiapan administratif telah selesai dan tahapan pembangunan fisik akan segera dimulai.
"Kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama akan dilaksanakan tanggal 29 September. Kontrak untuk pelaksanaan proyek ini telah selesai ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 Agustus, dengan CRBC dan Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana pekerjaan konstruksi," katanya.
Menurut dia, PPN Pengambengan telah ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam rangka program Integrative Fishing Port and International Fish Market (FIS-1) yang didukung oleh pembiayaan luar negeri melalui Islamic Development Bank (IsDB).
PPN Pengambengan, kata dia, dirancang untuk menjadi pusat aktivitas perikanan tangkap yang modern, efisien, dan terintegrasi dengan rantai pasok hilir.
- Jembrana
- pelabuhan ikan internasional
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
91 Warga Cikande Direlokasi Sementara, Satgas Percepat Dekontaminasi
-
Aksi Bersih di Danau Gunung Tujuh Relawan Kumpulkan 169 Kg Sampah
-
Gandeng YouTuber Kondang, KPK Luncurkan Drama Musikal Berbayar di TIM
-
Peredaran Obat Keras Ilegal di Garut Jadi Sorotan, Polres Tegaskan Tak Ada Toleransi.
-
Ojol Batam Angkat Suara! Kanalisasi Motor di Jalan Sudirman Didukung Penuh demi Keselamatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.