ASDP Kerahkan KMP Inerie II, Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Kamis, 10 Sep 2026, 10:15 WIB

SURABAYA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengambil bagian dalam upaya penanganan dampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengerahkan konektivitas penyeberangan untuk mendukung mobilisasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung penanganan bencana, ASDP menginisiasi pengerahan KMP Inerie II sebagai sarana pengangkutan bantuan dari Surabaya menuju NTT.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Langkah tersebut sejalan pula dengan perhatian dan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar sarana kapal ferry ASDP dapat dimanfaatkan untuk membantu pengiriman bantuan kepada masyarakat terdampak.

Menindaklanjuti hal tersebut, ASDP mengerahkan KMP Inerie II untuk membawa bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju NTT. Kapal bertolak dari Surabaya pada Rabu (9/9) pukul 14.50 WIB menuju Maumere dan direncanakan tiba pada Jumat (11/9) sekitar pukul 20.00 WITA.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan bahwa ASDP siap mengoptimalkan peran dan kapasitas konektivitas yang dimiliki untuk mendukung penanganan kondisi darurat dan membantu mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Kami menyambut baik perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto dan segera menindaklanjuti dengan mengerahkan KMP Inerie II untuk membawa bantuan ke Nusa Tenggara Timur. Bagi kami, ini bukan sekadar perjalanan kapal, tetapi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan konektivitas dapat hadir dan memberikan manfaat ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Heru.

Bantuan yang diangkut KMP Inerie II merupakan berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi beras, mie instan, minyak goreng, gula, air mineral, makanan dan minuman, perlengkapan bayi dan anak, pakaian, selimut, tikar, perlengkapan kebersihan, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan personal lainnya.

ASDP memastikan proses pengangkutan dan pelayaran bantuan menggunakan KMP Inerie II dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional. Setelah tiba di Maumere, bantuan akan dikoordinasikan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Heru menambahkan, pengiriman bantuan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara  berbagai pihak yang memiliki kepedulian yang sama terhadap masyarakat terdampak. Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan gerak bersama agar bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran.

“Kami percaya bahwa di tengah kondisi sulit, yang paling dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan, tetapi juga kepastian bahwa mereka tidak sendiri. ASDP akan terus membuka ruang kolaborasi dan mengoptimalkan konektivitas yang kami miliki untuk mendukung upaya kemanusiaan,” tambah Heru.

Sebagai perusahaan yang menjalankan mandat konektivitas antarpulau, ASDP terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga dapat diandalkan dalam mendukung kebutuhan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

  • bantuan gempa ntt

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.