Harga Cabai Melonjak! Gubernur Sulut Minta Pemkab dan Pemkot Jaga Pasokan
Rabu, 09 Sep 2026, 05:44 WIBMANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus berharap seluruh pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) serta seluruh pemangku kepentingan menjaga pasokan komoditas cabai seiring kenaikan harga yang signifikan di pasaran.
"Pemerintah di kabupaten-kota segera mengambil langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi dalam menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga cabai di wilayah Sulut," kata Gubernur di Manado, Selasa.
Gubernur menjelaskan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dilaksanakan pemerintah daerah, harga pangan, terutama cabai, menjadi salah satu komoditas strategis penyumbang fluktuasi harga.
Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Sulut diharapkan memberikan perhatian khusus terhadap potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memengaruhi pola cuaca, ketersediaan air, produktivitas pertanian, dan pada akhirnya berpotensi mengganggu pasokan berbagai komoditas pangan, termasuk cabai.
âKita harus mengantisipasi sejak dini dampak perubahan cuaca dan El Nino terhadap produksi pangan. Jangan sampai gangguan produksi dan distribusi menyebabkan pasokan berkurang dan harga meningkat sehingga membebani masyarakat,â tegas Gubernur.
Sebagai langkah konkret, Gubernur menginstruksikan agar dilakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap ketersediaan produksi dan pasokan cabai di Sulut, khususnya pada daerah-daerah sentra produksi.Â
Pemerintah juga diminta memastikan kelancaran distribusi dari sentra produksi menuju pasar dan konsumen.
Apabila pasokan produksi lokal tidak mencukupi kebutuhan masyarakat dan berpotensi menyebabkan kenaikan harga yang signifikan, Pemerintah Provinsi Sulut akan mengambil langkah intervensi melalui fasilitasi dan pengadaan pasokan cabai dari luar daerah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga untuk menambah ketersediaan pasokan di pasar dan menjaga agar harga cabe tetap berada pada tingkat yang wajar dan terjangkau oleh masyarakat.
âApabila produksi dan pasokan lokal tidak mencukupi, kita harus segera membuka akses pasokan dari daerah lain. Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali,â ujar Gubernur.
Data terbaru di pasar-pasar tradisional di Sulut, harga cabai per kilogram dijual bervariasi mulai Rp140 ribu hingga Rp170 ribu.
- Harga Cabai melonjak
- Melonjak
- Harga Cabai
- jamin pasokan
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Mentan Amran Optimistis Indonesia Mampu Hadapi El Nino, Stok Beras Tetap Aman.
-
Harga Cabai Makin "Pedas"! Redam Gejolak, Bapanas Kirim Stok dari Daerah Surplus
-
Abu Anak Krakatau Menyebar, Pengendara Motor Wajib Tahu Bahaya Ini
-
Klaim Kedaulatan Falkland, Argentina Ancam Jatuhkan Sanksi Berat ke Perusahaan Minyak
-
Era Mata Uang Baru, Harga Kebutuhan Sekolah di Suriah Masih Tinggi
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi di Jakarta, Pemprov DKI Minta Warga Tetap Tenang
-
Imbauan Pemkot Tangsel Terkait Abu Vulkanik Anak Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.