- Home
-
- Megapolitan
-
- Meski PJJ, Disdik Tangsel ...
Meski PJJ, Disdik Tangsel Wajibkan Satuan Pendidikan Cek Kehadiran Siswa
Selasa, 08 Sep 2026, 13:32 WIBTANGERANG â Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan satuan pendidikan memantau pelaksanaan pembelajaran serta kehadiran pendidik dan peserta didik selama pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangsel, Deden Deni, di Tangerang, Selasa (08/9), mengatakan kebijakan PJJ diberlakukan sebagai langkah kesiapsiagaan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik di tengah potensi paparan abu vulkanik.
âPelaksanaan PJJ ini merupakan langkah kesiapsiagaan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik, sekaligus memastikan hak anak atas layanan pendidikan tetap terpenuhi,â kata Deden.
Deden menjelaskan pelaksanaan PJJ tidak berarti kegiatan pembelajaran dihentikan. Peserta didik tetap mengikuti proses belajar dengan memanfaatkan ekosistem digital yang tersedia di masing-masing satuan pendidikan.
Kepala satuan pendidikan diminta memastikan kegiatan PJJ tetap bermakna, aktif, dan terarah, dengan memanfaatkan berbagai platform pembelajaran, seperti Learning Management System (LMS), Google Classroom, maupun media daring resmi sekolah.
âSekolah tetap harus memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik selama PJJ, sehingga perubahan metode belajar ini tidak mengurangi hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan,â kata Deden.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel.
Koordinasi dilakukan untuk memperoleh pertimbangan teknis terkait perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), termasuk arah sebaran abu vulkanik yang menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.
âPerkembangan kondisi kualitas udara dan arah sebaran abu vulkanik terus kami pantau bersama instansi terkait. Kebijakan pembelajaran berikutnya akan menyesuaikan dengan kondisi dan hasil pemantauan di lapangan,â jelasnya.
Deden juga mengimbau orang tua atau wali murid agar aktif mendampingi anak selama mengikuti PJJ dari rumah. Pendampingan mencakup pengawasan dan bimbingan selama proses pembelajaran berlangsung.
"Pemkot Tangsel bersama perangkat daerah terkait akan terus memantau perkembangan kondisi abu vulkanik dan kualitas udara sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya." katanya.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi pemerintah.
âSaya memahami bahwa kabar mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tentu menimbulkan sejumlah kekhawatiran bagi kita semua. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada,â ujar Benyamin.
- Pembelajaran Jarak Jauh
- Disdik Kota Tangerang
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KAI Commuter Terapkan Tarif Khusus Rp8 Seluruh Area Layanan
-
KADIN Ungkap Teknologi Buka Ruang Pertumbuhan Konten Kreator
-
Libur HUT Ke-81 RI, KAI Jakarta Siapkan 234 Ribu Kursi Kereta, Buruan Pesan Tiketnya
-
Melepasliarkan Burung dan Penyu untuk Menjaga Ekosistem di Gorontalo
-
Tokopedia dan TikTok Shop Apresiasi Pelaku Usaha F&B Lokal melalui Nyam Awards 2026
-
Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026
-
Lalu Lintas Jalan Gatot Subroto Mulai Dijaga Jelang Sidang Tahunan MPR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.