KADIN Ungkap Teknologi Buka Ruang Pertumbuhan Konten Kreator

Kamis, 13 Agu 2026, 18:45 WIB

JAKARTA - Ketua Komite Tetap Keamanan Siber dan Perlindungan Infrastruktur Kritis KADIN Indonesia, Desi Albert Mamahit, menilai perkembangan teknologi membuka ruang bagi pertumbuhan konten kreator Indonesia. Menurut dia, perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan turut membuat fenomena kreator semakin menarik.

“Sebetulnya kreator Indonesia terutama hal yang berkaitan dengan konten kreator, ini sangat menarik ya fenomenanya. Karena dengan semakin berkembangnya bidang IT, artificial intelligence juga sudah merebak ya di Indonesia,” ujar Desi saat ditemui usai menghadiri acara Soft Launching Transformasi Kreator Indonesia di Kantor LPP RRI, Jakarta, Kamis (13/8).

Ket. Foto: Ketua Komite Tetap Keamanan Siber dan Perlindungan Infrastruktur Kritis KADIN Indonesia Desi Albert Mamahit — Sumber: RRI/Eliana Zahra

Perkembangan teknologi tersebut berjalan seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang membuat konten. Desi melihat kreator Indonesia semakin kreatif dan produktif, meskipun sebagian masih berada pada tahap mencoba dan mengembangkan karya.

“Jadi para konten kreator Indonesia ini jadi semakin kreatif saya melihat dan semakin banyak apa produktivitas mereka. Walaupun ada yang baru mulai-mulai, coba-coba, tapi ini sudah menunjukkan sesuatu yang bagus,” kata Desi.

Desi menilai perkembangan tersebut menunjukkan masyarakat Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia berharap kreativitas kreator terus diarahkan untuk menghasilkan konten yang memberikan inspirasi dan mendorong kemajuan bangsa.

Perkembangan kreativitas tersebut juga dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Desi mengatakan pertumbuhan bidang kreasi dapat meningkatkan pendapatan kreator maupun pelaku usaha yang memiliki barang untuk dijual.

“Jadi saya rasa semakin banyak semakin berkembang ya dinamika di bidang kreasi ya terutama konten kreator. Ini juga harusnya bisa meningkatkan pendapatan masyarakat ya, baik pelaku konten kreator sendiri ataupun ya barang-barang yang mau dijual,” ujar Desi.

Menurut Desi, peluang ekonomi tersebut perlu didukung dengan pengembangan ekosistem bisnis konten kreator. Ia berharap perkembangan ekosistem tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bangsa Indonesia.

Program Transformasi Kreator Indonesia merupakan kolaborasi RRI dan Hyppe yang membuka kesempatan bagi kreator di seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Program tersebut menyediakan total hadiah Rp2 miliar serta kesempatan mentoring, networking, publikasi karya, dan pengembangan kreativitas. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.