• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Adu Presisi, 120 Ahli Pasa...

Adu Presisi, 120 Ahli Pasang Keramik Jawa Timur Menuju Kompetisi Internasional

Senin, 07 Sep 2026, 18:57 WIB

JAKARTA – Keahlian memasang keramik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan bekerja. Ketepatan teknik, presisi, kualitas hasil akhir, hingga penerapan keselamatan kerja menjadi bagian penting untuk menghasilkan pemasangan keramik yang rapi dan berkualitas.

Aspek-aspek tersebut diuji dalam Sika Indonesia Tiler Competition 2026 wilayah Jawa Timur yang mempertemukan puluhan tim ahli pasang keramik di Maspion Square, Surabaya. Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang bagi para tenaga terampil untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan membuka peluang melaju ke kompetisi tingkat internasional.

Ket. Foto: Sika Indonesia Tiler Competition 2026 yang diselenggarakan di Surabaya. Sebanyak 120 ahli pasang keramik Jawa Timur bersaing dalam Sika Tiler Competition 2026 untuk memperebutkan tiket menuju Global Tiler Competition 2027 di Tiongkok. — Sumber: Sika Indonesia

Sebanyak 60 tim yang terdiri atas dua orang atau 120 ahli pasang keramik dari berbagai wilayah di Jawa Timur ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta ditantang menyelesaikan pekerjaan pemasangan keramik sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara.

Dalam kompetisi, peserta menggunakan SikaCeram®-180 GA, produk perekat keramik dari Sika Indonesia. Kemampuan peserta kemudian dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari ketepatan teknik dan presisi pemasangan, kualitas hasil akhir, efisiensi waktu pengerjaan, hingga kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja.

Distribution Manager Sika Indonesia, Basuki Setiawan, mengatakan kompetisi tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi perusahaan terhadap para ahli pasang keramik sekaligus sarana untuk mendorong peningkatan keterampilan tenaga konstruksi.

“Bagi Sika Indonesia, kompetisi menjadi salah satu cara untuk memberikan apresiasi sekaligus mendorong peningkatan keterampilan para ahli pasang keramik. Selain itu, kami ingin mengapresiasi para tukang bangunan sekaligus memberi mereka ruang untuk menunjukkan kemampuan,” ujar Basuki melalui keterangannya pada hari Senin (7/9).

Menurut dia, peningkatan keterampilan tenaga terampil juga diperlukan untuk mendorong kualitas pekerjaan pemasangan keramik yang memenuhi standar lebih tinggi. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para tenaga terampil Indonesia untuk menguji kemampuan hingga tingkat global.

“Ini juga menjadi wadah bagi tenaga terampil Indonesia untuk berkompetisi hingga tingkat global serta mengharumkan nama Indonesia di ajang Global Tiler Competition 2027. Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat menciptakan hubungan yang lebih erat dengan komunitas tukang bangunan,” katanya.

Berlangsung di Tiga Wilayah

Sika Tiler Competition 2026 digelar di tiga wilayah, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jabodetabek. Babak kualifikasi pertama telah berlangsung di Semarang pada 19 Juli 2026.

Setelah pelaksanaan kualifikasi di Surabaya, rangkaian kompetisi akan berlanjut ke wilayah Jabodetabek. Para pemenang dari masing-masing wilayah selanjutnya akan bertemu dalam Grand Final di Jakarta untuk memperebutkan posisi sebagai wakil Indonesia di ajang internasional.

Pemenang Grand Final akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam Global Tiler Competition 2027 di Tiongkok. Kompetisi tersebut akan mempertemukan ahli pasang keramik terbaik dari berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.

Dengan demikian, persaingan di tingkat Jawa Timur bukan semata-mata untuk menentukan siapa yang memiliki keterampilan terbaik di tingkat regional. Bagi peserta, kompetisi menjadi salah satu tahapan menuju panggung yang lebih luas sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka dengan standar kompetensi yang berlaku dalam kompetisi internasional.

Secara keseluruhan, rangkaian Sika Tiler Competition 2026 diperkirakan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan perjalanan ke Grand Final dan, bagi pemenangnya, membawa nama Indonesia dalam kompetisi global.

Apresiasi untuk Komunitas Tukang

Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Sika Indonesia membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas tenaga konstruksi. Perusahaan menilai keberadaan tukang dan tenaga terampil memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pekerjaan konstruksi di lapangan.

Basuki mengatakan komitmen Sika Indonesia kepada komunitas tukang tidak berhenti melalui penyelenggaraan kompetisi. Perusahaan juga menjalankan program loyalitas Sika Bagi Rejeki yang memberikan kesempatan kepada pengguna produk Sika untuk mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai hadiah atau rewards.

“Komitmen Sika kepada para tukang tidak hanya melalui ajang Sika Tiler Competition. Kami juga terus memberikan apresiasi melalui program Sika Bagi Rejeki, program loyalitas yang memungkinkan para tukang pengguna produk Sika mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai rewards,” kata Basuki.

Melalui kompetisi dan program loyalitas tersebut, Sika Indonesia berupaya memberikan ruang bagi komunitas tukang untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperoleh apresiasi atas kontribusi mereka dalam menghasilkan pekerjaan operational dan konstruksi yang berkualitas.

Bagi para peserta di Jawa Timur, persaingan di Surabaya menjadi tahap penting untuk membuktikan keterampilan mereka. Dari arena regional inilah peluang menuju Grand Final terbuka, sebelum akhirnya salah satu peserta terbaik berkesempatan membawa nama Indonesia ke panggung Global Tiler Competition 2027 di Tiongkok.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.