Bukan Surabaya! Kota Mojokerto Catat Indeks Modal Manusia Tertinggi di Jawa Timur
Jumat, 04 Sep 2026, 00:01 WIBMOJOKERTO - Capaian Indeks Modal Manusia (IMM) Kota Mojokerto pada 2025 yang tercatat 0,717, menjadi yang tertinggi di wilayah Jawa Timur, berdasarkan data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Kamis mengatakan angka tersebut berada jauh di atas capaian IMM nasional yang tercatat 0,562.
"Kota Mojokerto unggul 0,155 poin dibandingkan angka nasional. Sementara dibandingkan rata-rata Jawa Timur yang berada pada angka 0,613, capaian Kota Mojokerto lebih tinggi 0,104 poin," katanya.
Ia mengatakan, capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus memastikan pembangunan manusia berjalan secara menyeluruh.
"Pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi menjadi investasi penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas,â katanya.
Ia mengatakan, data Bappenas menunjukkan capaian Kota Mojokerto tersebut ditopang tiga dimensi utama, yakni dimensi kelangsungan hidup (Survival) mencapai 0,988, pendidikan 0,757, dan kesehatan 0,958.
"Ketiganya menjadi bagian dari pengukuran IMM dalam melihat kualitas modal manusia sepanjang siklus kehidupan," katanya.
Pada dimensi pendidikan, lanjut dia, harapan lama sekolah usia 4â18 tahun Kota Mojokerto mencapai 14,099 tahun atau 1,279 tahun lebih tinggi dibandingkan angka nasional.
"Sementara pada dimensi kesehatan, proporsi balita bebas stunting mencapai 0,883 atau 0,081 poin di atas capaian nasional," ujarnya.
Perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut mengatakan capaian ini tidak boleh berhenti sebagai angka statistik.
Pemerintah Kota Mojokerto akan terus mendorong kebijakan yang memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan dan kesehatan yang berkualitas sekaligus tumbuh dalam lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas hidup.
âYang terpenting bukan hanya bagaimana mempertahankan capaian ini, tetapi bagaimana terus meningkatkannya. Karena pada akhirnya, investasi pada manusia adalah investasi untuk masa depan Kota Mojokerto,â katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Jadwal SEA V Cup 2026: Indonesia Buka Laga Kontra Kamboja
-
Ranking Kekuatan Delapan Negara Tersisa di Piala Dunia 2026: Prancis Favorit, Maroko Siap Buat Kejutan
-
Selamatkan Wisata Situbondo dari 'Kematian', DPRD Siapkan Jurus Lewat Raperda!
-
Aktivitas Nelayan Aceh Terhenti Akibat Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Melonjak
-
Kepulauan Guraici, Mestika Bahari di Halmahera Selatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.