Belgia Siap Membendung Kebangkitan Italia
Jumat, 25 Sep 2026, 06:42 WIBROMA - Tim nasional Italia dan Belgia sama-sama membuka era baru setelah pergantian pelatih. Keduanya bertemu pada laga pembuka Grup 1 Liga A UEFA Nations League 2026-2027 di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu 26/9) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ujian awal Roberto Mancini dan Mark van Bommel dalam membangun kembali kekuatan tim sebelum menghadapi Prancis dan Turki.
Italia datang dengan beban lebih berat. Kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun membuat Gli Azzurri kembali melakukan pembenahan. Setelah finis di bawah Norwegia pada kualifikasi, Italia menyingkirkan Irlandia Utara pada semifinal playoff, tetapi kemudian gagal setelah kalah melalui adu penalti dari Bosnia-Herzegovina.
Kegagalan tersebut mengakhiri masa Gennaro Gattuso. Setelah sempat ditangani Silvio Baldini, Italia kembali menunjuk Mancini, pelatih yang membawa mereka menjuarai Euro 2020. Tiga tahun setelah meninggalkan tim nasional untuk menangani Arab Saudi, Mancini kini mendapat tugas menghidupkan kembali tim yang kehilangan arah.
Mancini langsung membawa sejumlah wajah baru ke dalam skuad 34 pemain. Gianluigi Donnarumma tetap menjadi kapten dan simbol pengalaman, tetapi Italia kehilangan Alessandro Bastoni akibat skorsing serta Federico Dimarco, Bryan Cristante dan Manuel Locatelli karena cedera.
Persaingan lini depan juga menarik. Tanpa Mateo Retegui, Moise Kean dan Gianluca Scamacca harus bersaing dengan Sebastiano serta Pio Esposito. Pio menjadi kandidat kuat setelah mencetak lima gol dalam sembilan penampilan internasional sejak debut pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Belgia pun menjalani perubahan serupa. Rudi Garcia digantikan Van Bommel meski sebelumnya membawa Belgia mencapai perempat final Piala Dunia dan hanya kalah dari Spanyol yang kemudian menjadi juara.
Tugas Van Bommel langsung berat. Setelah bertandang ke Roma, Belgia harus menghadapi Prancis dua kali serta Turki. Namun ia masih memiliki fondasi berpengalaman melalui Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku.
Belgia juga tengah melakukan regenerasi. Axel Witsel pensiun, Mats Selz mundur, sementara Thibaut Courtois mengambil jeda dari tim nasional. Kondisi tersebut membuka persaingan baru di posisi penjaga gawang. Talenta muda seperti Mika Godts, Romeo Lavia, Malick Fofana dan Matias Fernandez-Pardo menjadi bagian dari proyek baru Belgia. Youri Tielemans dipercaya sebagai kapten. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla
-
Produksi ekspor briket arang di Kota Serang
-
Rekor Hadiah US Open Belum Puaskan Pemain, Bagi Hasil Jadi Perdebatan
-
Tokoh NU Sebut Reformasi Polri Masih Panjang, Visi PRESISI Dinilai Jadi Fondasi Transformasi
-
Musim Kemarau, Panen Padi Petani Sleman Tetap Memuaskan
-
Puan Dorong Kemlu Perkuat Koordinasi soal Karhutla Kalimantan
-
Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.