4 Korps Marinir Negara Unjuk Kemampuan Tempur di Lampung, Ada AS hingga Korea Selatan

Jumat, 04 Sep 2026, 16:05 WIB

Jakarta - Korps Marinir dari empat negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat (AS), Jepang dan Korea Selatan mengikuti latihan menembak bersama dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (3/9).

Dalam siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI di Jakarta, Jumat, dijelaskan keempat korps marinir itu terdiri atas Marinir TNI AL, United States Marine Corps (USMC) dari AS, Amphibious Rapid Deployment Brigade (ARDB) dari Jepang dan Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) dari Korea Selatan.

Ket. Foto: Personel Marinir TNI AL mengikuti latihan menembak sambil berjalan dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield(SGS) 2026 di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Kamis (3/9). — Sumber: Antara

Dalam latihan menembak yang dinamakan Infantry Marksmanship Training Program (IMTP) itu, para prajurit dilatih untuk menembak dengan tepat dalam keadaan diam ataupun bergerak. Para prajurit juga dilatih mengisi ulang munisi dengan cepat dan tetap menembak tepat sasaran dalam keadaan apapun.

Setiap korps marinir melakukan latihan menembak secara bergantian. Seluruh rangkaian latihan pun diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi.

Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan menembak para pasukan semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarkorps marinir dari masing-masing negara.

Untuk diketahui, ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Sebanyak 21 negara tersebut, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.