Pemkot Bandung Mulai Rehabilitasi Ruang Publik, 10 Pohon Mahoni Kembali Hijaukan Jalan Riau
Kamis, 03 Sep 2026, 16:20 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai merehabilitasi ruang publik di Jalan LL RE Martadinata (Jalan Riau) dengan menanam 10 pohon mahoni sebagai pengganti pohon yang sebelumnya ditebang tanpa izin.
Penanaman dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung pada Rabu (2/9). Sebanyak 10 pohon mahoni berusia sekitar 5â6 tahun dengan tinggi rata-rata lebih dari lima meter ditanam di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Kota Bandung, Nana Kurniawan, mengatakan seluruh pohon telah selesai ditanam dan kini memasuki tahap pemeliharaan intensif.
âAlhamdulillah hari ini kita menanam 10 pohon, sudah tertanam dan selesai. Jenisnya pohon mahoni dengan perkiraan usia 5 sampai 6 tahun,â ujar dia.
Menurut Nana, sebelum ditanam setiap pohon terlebih dahulu menjalani proses perawatan akar untuk mengantisipasi serangan hama dan jamur. Selain itu, DPKP juga memasang penguat akar agar pohon dapat tumbuh optimal dan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
âKita treatment dulu akarnya untuk mengantisipasi hama dan jamur. Setelah ditanam juga dipasang penguat akar sebagai bagian dari pemeliharaan pascapenanaman,â kata dia.
Ia menjelaskan, pohon-pohon tersebut akan terus dipantau secara berkala oleh petugas DPKP. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi pohon tetap sehat dan tumbuh dengan baik.
âKita tidak bisa menjanjikan tingkat keberhasilannya seratus persen, karena kemungkinan gagal tumbuh tetap ada. Tapi kalau ada yang mati, akan kita ganti dengan yang baru,â ungkap dia.
Nana menuturkan bahwa DPKP memiliki sistem pemantauan rutin melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan petugas sektor yang bertugas mengawasi kondisi pohon di berbagai ruas jalan Kota Bandung.
Selain memantau kesehatan pohon, pengawasan juga dilakukan untuk mencegah kerusakan maupun tindakan yang dapat mengancam keberlangsungan pohon. Namun demikian, ia mengakui sejumlah kasus perusakan pohon kerap terjadi di luar jam kerja sehingga sulit dipantau secara langsung
âKalau pada jam kerja kita ada petugas monitoring. Tapi kejadian-kejadian seperti perusakan biasanya terjadi di luar jam kerja. Karena itu kami juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi,â kata dia.
Terkait koordinasi kewilayahan, Nana menyebut DPKP terus berkomunikasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan agar pengawasan terhadap pohon-pohon yang telah ditanam dapat berjalan lebih optimal.
âKoordinasi dengan kewilayahan sudah dilakukan. Tadi juga kami berkoordinasi dengan camat untuk membantu pengawasan di wilayah,â ujar dia.
Ia menuturkan, informasi terkait kondisi pohon tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dapat disampaikan langsung oleh masyarakat. âInformasi bisa datang dari mana saja, termasuk masyarakat. Bahkan kadang masyarakat memberikan informasi yang sangat akurat karena berada langsung di lokasi,â kata dia.
Nana mengungkapkan, selain di Jalan Riau, terdapat sejumlah lokasi lain yang menjadi perhatian pemerintah terkait kasus penebangan pohon, di antaranya kawasan Dago, Sawunggaling, dan Cijerah.
Menurut dia, rehabilitasi pohon di lokasi-lokasi tersebut juga akan dilakukan setelah seluruh proses administrasi dan penegakan aturan selesai.
âIntinya kita akan merehabilitasi pohon-pohon yang sudah ditebang. Nanti akan ditanam kembali, tetapi waktunya menyesuaikan prosedur yang harus ditempuh,â ungkap dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemkot Siapkan Kesempatan Kerja bagi Mantan Karyawan Kebun Binatang Bandung
-
Atasi Antrean Solar, Pemkot Makassar dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Koordinasi
-
Terungkap! Ini Alasan Dikbud Rejang Lebong Melarang Kontraktor Kerjakan Revitalisasi Sekolah
-
Mentan Amran: Beras Ilegal Harus Diberantas, 115 Juta Petani Dirugikan.
-
Sulap Pesisir Bangkalan, KKP Siapkan 5 Kampung Nelayan Merah Putih Dilengkapi SPBU Hingga Wisata Bahari
-
Pemerintah Sebut Pengenaan Tarif AS 114 Persen Justru Peluang bagi Indonesia Buka Pasar Panel Surya Lokal
-
Dari Cerita Lisan ke Karya Seni, Bengkel Sastra Hidupkan Kisah Hukurila
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.