Manchester United Jual Potongan Rumput Old Trafford, Dibanderol 3,2 Juta Rupiah

Jumat, 25 Sep 2026, 00:06 WIB

MANCHESTER — Manchester United membuat langkah tak biasa dengan menawarkan kesempatan kepada para suporternya untuk memiliki bagian dari lapangan Old Trafford. Klub berjuluk Setan Merah itu menjual potongan rumput stadion legendaris tersebut yang telah diawetkan dan ditempatkan di dalam kubus kaca.

Setiap suvenir tersebut dibanderol 125 pound atau sekitar 3,2 juta rupiah.

Ket. Foto: Ilustrasi rumput Old Trafford. — Sumber: Manchester United

Old Trafford, yang dikenal dengan julukan “Theatre of Dreams”, telah menjadi markas Manchester United sejak 1910. Stadion tersebut menjadi saksi berbagai momen penting dalam perjalanan klub, termasuk ketika United meraih rekor 13 gelar Liga Inggris.

Kini, para penggemar berkesempatan membawa pulang bagian kecil dari lapangan yang menjadi saksi perjalanan panjang klub tersebut.

“Menang dan kalah, sukses dan kegagalan, masa-masa gemilang dan masa-masa sulit. Kami telah melihat semuanya. Sekarang, para suporter bisa memiliki bagian dari lapangan ini,” tulis Manchester United dalam pernyataan di situs resmi klub, Kamis (24/9).

Manchester United menjelaskan, potongan rumput tersebut bukan diambil dari lapangan yang sedang digunakan saat ini.

Klub menyebut seluruh permukaan lapangan Old Trafford dibongkar dan dikupas hingga fondasinya pada Juni lalu. Proses tersebut dilakukan untuk pertama kalinya dalam 14 tahun.

“Jangan khawatir, saat ini tidak ada lubang di lapangan. Semua ini bisa dilakukan karena lapangan Old Trafford sepenuhnya digali dan dikupas hingga fondasinya pada Juni, untuk pertama kalinya dalam 14 tahun,” demikian pernyataan klub.

Proses tersebut ditangani Tony Sinclair bersama tim ahli perawatan lapangan. Proyek itu dilakukan untuk menumbuhkan kembali permukaan lapangan sekaligus meningkatkan keselamatan pemain dan sistem drainase air.

Sebagian permukaan lapangan kemudian dipertahankan dengan hati-hati sebelum ditempatkan di dalam kubus kaca.

Manchester United menyebut suvenir tersebut dibuat sebagai kenang-kenangan khusus bagi para penggemar yang ingin memiliki bagian dari sejarah klub.

Penjualan potongan rumput Old Trafford tersebut dilakukan ketika Manchester United sedang menghadapi periode sulit, baik di dalam maupun di luar lapangan.

United mengakhiri musim lalu di posisi ketiga Liga Primer. Namun, awal musim ini berjalan kurang meyakinkan. Setelah melewati lima pertandingan liga, mereka baru meraih satu kemenangan dan berada di posisi ke-12 klasemen.

Situasi keuangan klub juga belum sepenuhnya membaik. Manchester United melaporkan kerugian tahunan untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Pengeluaran untuk perekrutan pemain serta biaya pemecatan mantan pelatih Ruben Amorim pada tahun ini turut membuat kondisi keuangan klub semakin tertekan.

Di tengah situasi tersebut, klub tetap mencoba membangun hubungan emosional dengan para pendukungnya melalui suvenir yang memiliki nilai sejarah.

Bagi sebagian penggemar, potongan rumput tersebut bukan sekadar benda koleksi. Rumput itu merupakan bagian kecil dari stadion yang selama lebih dari satu abad menjadi saksi kemenangan, kekalahan, gelar juara, dan berbagai momen penting Manchester United.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.