- Home
-
- Megapolitan
-
- Terobosan Baru Pemprov DKI...
Terobosan Baru Pemprov DKI! Pedagang Ikan Kramat Jati Bakal Dibantu Lewat Koperasi
Rabu, 02 Sep 2026, 00:22 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mematangkan rencana untuk mendirikan koperasi pedagang guna memastikan keberlanjutan ekonomi para pedagang ikan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan koperasi itu nantinya akan memasok kebutuhan bahan baku ikan ke rumah sakit-rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta karena ikan yang dijual segar dan harganya pun terjangkau.
"Tadi kami berdiskusi dengan Bapak Wali Kota dan juga dengan Kepala Dinas PPKUKM, ada gagasan untuk mendirikan koperasi," kata Pramono usai meninjau Lokbin Pasar Ikan Kramat Jati, Selasa.
Adapun pada Selasa (1/9) malam, Pramono beserta jajaran melakukan peninjauan di Lokasi Binaan (Lokbin) Pasar Ikan Kramat Jati.
Selain mendirikan koperasi, Pramono menyebut pihaknya juga akan melakukan perbaikan agar lokasi berjualan lebih layak dan nyaman.
Nantinya, Pemerintah DKI Jakarta akan memperbaiki saluran air hingga sirkulasi udara. Bahkan, dia meminta agar tempat itu dipasangi kipas angin.
Tak hanya itu, pihaknya membebaskan biaya retribusi kepada pedagang selama enam bulan. Setelah itu, mereka akan dikenakan biaya Rp180.00 per bulan atau Rp6.000 per hari.
Agar tempat tersebut ramai pembeli, Pramono meminta agar Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta agar membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait lokasi baru tersebut.
âKarena kami tahu, pasti di awal-awal pemindahan ini bagi para pedagang pasti berat,â ujar Pramono.
Melalui penataan ini, Pramono berharap kawasan Kramat Jati menjadi lebih tertata dan rapi. Sebelum adanya relokasi, aktivitas pedagang di kawasan Kramat Jati ini sudah berlangsung sejak sekitar tahun 1970-an.
Menurutnya, proses penataan yang dilakukan pun tidak mudah dan telah berlangsung lebih dari 50 tahun. Karena itu, ia mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk para pedagang dan tokoh masyarakat dalam upaya penataan ini.
"Tentunya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan sepenuhnya dari para pedagang dan juga para tokoh masyarakat yang mengoordinasikan ini," tuturnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.