Karhutla Makin Mengancam, Dinkes Kalsel Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam

Rabu, 02 Sep 2026, 00:09 WIB

BANJARMASIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam bagi warga dan satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mengantisipasi dampak kabut asap di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Dinkes Kalsel Diauddin di Banjarmasin, Selasa, mengatakan layanan kesehatan telah disiagakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan instansi lain di sejumlah posko penanganan karhutla untuk menjaga kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan serta masyarakat yang terdampak.

Ket. Foto: Petugas Dinkes Kalsel memberikan pelayanan kesehatan bagi satgas karhutla yang bertugas di dapur umum di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (1/9). — Sumber: Antara foto/HO-Dinkes Kalsel

Dinkes Kalsel memperkuat layanan dengan menyiagakan petugas selama 24 jam di sejumlah lokasi seiring meningkatnya penanganan karhutla dan dampak kabut asap, sehingga kesehatan personel yang bertugas dapat dipantau sekaligus mendapat pelayanan ketika membutuhkan penanganan.

“Kami juga berjaga 24 jam. Ini untuk menjaga kesehatan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada kawan-kawan yang bertugas di lapangan,” katanya.

Dia mengatakan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan karhutla sejak Juli 2026 melalui edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota agar menyiapkan sumber daya manusia, sarana prasarana, termasuk oksigen, serta memastikan kesiapan puskesmas dan rumah sakit menghadapi kemungkinan peningkatan kasus penyakit akibat kabut asap.

Selain memperkuat fasilitas kesehatan, Dinkes Kalsel melalui unit krisis di bawah UPTD Dinas Kesehatan juga memberikan pelayanan dan edukasi secara langsung kepada masyarakat dengan mendatangi lebih dari 36 tempat, baik sekolah maupun lokasi masyarakat di wilayah dengan paparan asap cukup pekat.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, petugas memberikan edukasi mengenai upaya menjaga kesehatan, membagikan masker, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, sedangkan pembagian masker terus dilakukan secara rutin melalui petugas maupun relawan yang membantu distribusi di lapangan.

“Kami sudah membagikan sekitar 100 ribuan masker di lapangan. Selain kami yang membagikan langsung, ada juga relawan yang membantu mendistribusikan masker kepada masyarakat,” ujar Diauddin.

  • layanan kesehatan 24 jam
  • Dampak Karhutla

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.