Bantu Nelayan Dapat Akses BBM Subsidi, Kejari Kendari Serahkan 27 E-Pas Kecil

Rabu, 02 Sep 2026, 04:39 WIB

KENDARI, SULAWESI TENGGARA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari menyerahkan 27 sertifikat E-Pas kecil untuk 27 nelayan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) guna mempermudah para nelayan memperoleh pinjam modal di perbankan dan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kebutuhan melaut.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) Sugeng Riyanta di Kendari, Selasa (1/9), menyampaikan pemberian sertifikasi E-pas kecil bentuk perhatian kejaksaan untuk para nelayan bisa mudah mencari nafkah utamanya mendapat BBM subsidi.

Ket. Foto: Kepala Kejati Sultra Sugeng Riyanta saat menyerahkan sertifikan E-Pas Kecil kepada nelayan di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Selasa (1/9). — Sumber: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

“Artinya selama ini berarti saudara-saudara saya para nelayan ini, kebutuhan ini mungkin belum banyak yang menaruh perhatian. Padahal penting sekali tadi, kan untuk beli BBM subsidi, dan lain-lain,” kata Sugeng.

Sugeng menyampaikan penyerahan E-pas bagi kelompok nelayan juga sebagai bakti sosial kejaksaan jelang perayaan HUT ke-81 Kejaksaan pada 2 September.

Selain itu, dia menjelaskan program ini juga sebagai pelayan hukum kejaksaan di bidang perdata dan tata usaha negara (datun). Dimana, negara harus hadir memenuhi hak-hak dan kebutuhan masyarakat jika dalam pemenuhannya tidak tercapai.

“Negara di satu sisi mewajibkan sesuatu, di sisi lain harus membantu mewujudkannya. Nah, kami hadir memberikan pelayanan. Contoh seperti ini, tanpa E-Pas Kecil enggak bisa beli BBM subsidi,” kata Sugeng.

Ia menyebutkan, tak hanya di Kendari, program semacam ini akan dilakukan juga untuk para nelayan di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Kepala Kejari Kendari Azi Tyawardhana mengatakan ada 27 sertifikat E-pas kecil yang diberikan untuk kapal nelayan. E-pas ini mempermudah para nelayan memperoleh BBM subsidi.

Layanan ini juga mempermudah para nelayan mendapat layanan jaminan sosial di BPJS ketenagakerjaan.

“Kapal nelayan yang sudah terdata E-pas juga bisa diagunkan ke perbankan untuk memenuhi kebutuhan dan modal mereka mencari nafkah,” katanya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan layanan E-pas kecil ini sangat membantu pemerintah kota dalam mensejahterakan masyarakat pesisir dan nelayan.

Saat ini, kata dia, ada 438 kapal nelayan di Kendari, namun baru 14 yang memiliki E-pas kecil secara mandiri.

“Tapi dengan 27 yang diserahkan kejari, berarti masing ada 397 yang harus dituntaskan pemkot tahun ini,” katanya.

Pihaknya akan terus menuntaskan administrasi untuk para nelayan sehingga masyarakat bisa mendapat pelayanan yang lebih baik. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.