Pernah Perankan Serena Williams, Kini Thea Frodin Jalani Debut di US Open 2026
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:07 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK — Lima tahun lalu, Thea Frodin hanyalah seorang gadis berusia 12 tahun yang berdiri di balik sosok Serena Williams dalam proses pembuatan film King Richard. Kini, pada usia 17 tahun, petenis muda Amerika Serikat itu bersiap berdiri di panggungnya sendiri.
Frodin akan menjalani debut di babak utama US Open 2026, turnamen yang memiliki tempat khusus dalam perjalanan karier idolanya, Serena Williams.
Jika Serena enam kali mengangkat trofi tunggal putri US Open, Frodin kini memiliki kesempatan untuk memulai kisahnya sendiri di Flushing Meadows.
Perjalanannya menuju panggung Grand Slam tersebut dimulai dengan keberhasilan menjuarai USTA Girls' 18s National Championships awal bulan ini. Gelar tersebut memberinya tiket wild card ke babak utama US Open.
Namun, undian langsung memberikan ujian berat. Pada babak pertama, Frodin harus menghadapi Elena Rybakina, petenis peringkat kedua dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya hanya memimpikan momen seperti ini. Fakta bahwa saya sekarang benar-benar berada di sini dan bisa mengalaminya secara langsung masih sedikit mengejutkan bagi saya,” kata Frodin kepada situs resmi US Open.
Frodin baru berusia 12 tahun ketika terpilih menjadi tennis double untuk aktris yang memerankan Serena Williams muda dalam film King Richard yang dirilis pada 2021.
Film tersebut mengisahkan perjalanan keluarga Williams dari Compton hingga menjadi salah satu keluarga paling berpengaruh dalam sejarah tenis. Will Smith memerankan Richard Williams, ayah Serena dan Venus, dan memenangkan Academy Award untuk perannya tersebut.
Menariknya, Frodin tidak memiliki pengalaman akting sebelumnya.
Namun, tenis sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Ia mulai memegang raket pada usia enam tahun dan sudah menjadi penggemar berat Serena jauh sebelum mendapatkan kesempatan tampil dalam film tersebut.
“Sebelum saya bahkan diundang untuk memainkan peran itu, saya sudah tahu siapa dia. Saya penggemar beratnya. Saya selalu mengaguminya,” ujar Frodin.
“Merupakan kehormatan besar bisa memainkan peran seseorang yang saya kagumi dan jadikan panutan. Apa yang telah Serena lakukan untuk kami semua adalah sesuatu yang bahkan sulit saya pahami.”
Pengalaman tersebut ternyata tidak berhenti sebagai kenangan masa kecil. Secara tidak langsung, Serena ikut membentuk permainan Frodin.
Selama menjalani proses syuting, Frodin begitu sering memperhatikan gerakan dan teknik Serena sehingga tanpa sadar ia mulai meniru gaya bermain idolanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!