Perang Melawan Narkoba di Madiun Makin Serius, Pemkot Libatkan Kelurahan
Selasa, 01 Sep 2026, 06:20 WIBMADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika hingga melibatkan pemerintahan tingkat kelurahan dengan mendukung program Kelurahan Bersih Narkoba atau "Kelurahan Bersinar" di wilayah setempat.
Plt Wali Kota Madiun FÂ Bagus Panuntun mengatakan peran pemerintah di tingkat kelurahan sangat strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Itu karena peredaran narkotika saat ini tidak hanya terjadi di pusat kota, namun juga hingga ke pinggiran, seperti kelurahan atau desa.
"Pemerintah kota dalam hal ini mendukung dengan memberikan fasilitasi kegiatan-kegiatan yang bisa menjauhkan warga, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum akan potensi menggunakan narkoba," ujar Bagus dalam kegiatan Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Mewujudkan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkotika) di Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin.
Kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya diikuti oleh warga umum, namun juga kaum pelajar, mahasiswa, hingga lulusan muda di lingkungan Kecamatan Manguharjo. Melalui sosialisasi tersebut, ia mengatakan bahwa perlindungan terhadap generasi muda menjadi perhatian penting pemerintah.
"Ancaman saat ini tidak hanya datang dalam bentuk perang secara langsung, tetapi juga melalui berbagai cara, salah satunya penyalahgunaan narkoba," katanya.
Menurut dia, Kelurahan Bersinar adalah program strategis nasional yang dibentuk untuk menciptakan kawasan tingkat desa atau kelurahan yang memiliki ketahanan diri serta kepedulian tinggi terhadap Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Program Kelurahan Bersinar tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi berbasis masyarakat. Sehingga kelurahan mampu membangun ketahanan bagi warganya dari bahaya narkoba.
Sementara itu, perkembangan zaman membuat bentuk narkoba semakin beragam. Karena itu, pengetahuan dan pemahaman generasi muda perlu terus diperkuat agar mampu mengenali sekaligus menghindari potensi penyalahgunaan narkotika.
Bagus juga mendorong sekolah dan guru untuk aktif memberikan edukasi serta mengarahkan pelajar pada kegiatan positif. Bagus menilai, ruang bagi kreativitas dan ide anak muda perlu terus dibuka sebagai bagian dari upaya pencegahan.
Pemkot Madiun, lanjutnya, juga terus berkoordinasi dengan kepolisian, BNN, P4BN, kejaksaan serta unsur terkait lainnya. Sinergisitas tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba dan mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkotika.
- kasus narkoba
- Pemkot Madiun
- Perangi Narkoba
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kabar Baik! Pemkot Madiun Salurkan BLTD Tahap II 2026 untuk 2.104 KPM
-
BNPB Terus Lakukan Water Bombing untuk Jinakkan Kebakaran TPA Jatiwaringin.
-
Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjualan Seragam Sekolah Mulai Ramai
-
Sebanyak 27.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan di Banyumas
-
Ayo Simak Pesan Khusus dari Bupati Sleman Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.