Peluang Coba LRT, Tarif Hanya Rp8

Selasa, 01 Sep 2026, 01:05 WIB

JAKARTA – Masyarakat yang berada di Jakarta berpeluang merasakan perjalanan menggunakan LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai, mumpung tarif sangat murah, hanya Rp8. Tarif ini berlaku menjelang LRT benar-benar resmi beroperasi secara formal. Hanya, persoalannya, hingga kini tidak jelas, kapan LRT dioperasikan. Rencana operasi berubah-ubah terus, seperti main-main.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengatakan aturan mengenai tarif tersebut akan disiapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub). “Kami akan memberlakukan tarif Rp8. Sekarang tengah disiapkan peraturan gubernur,” jelas Pramono, Senin. Setelah rute tersebut resmi beroperasi, Pramono menjelaskan, tarif akan menjadi Rp5.000 secara flat hingga Oktober mendatang. Setelah Oktober, Pemprov Jakarta akan menghitung kembali besaran tarif permanen untuk rute tersebut.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Jakarta Selatan, Senin (31/8). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Hingga kini, LRT Kelapa Gading-Manggarai belum mulai mengangkut penumpang. Selalu maju mundur untuk beroperasi. Beberapa waktu lalu dikatakan besok, Rabu (26/8), LRT siap beroperasi, tapi ternyata besoknya ditunda. Hingga kini tidak jelas waktu beroperasi, bahkan hanya untuk percobaannya. Pramono beralasan masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai waktu operasional LRT tersebut.

Pramono juga masih menunggu agar peresmian dapat dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemprov Jakarta kemudian menjadwalkan ulang peresmian setelah melakukan evaluasi terhadap kesiapan kegiatan dan layanan. Tapi juga belum jelas kapan beroperasi. Meski pembangunan jalur dan rel disebut sudah selesai, masih ada sejumlah fasilitas yang perlu disempurnakan sebelum LRT dibuka untuk masyarakat.

Rp15.000

Sementara itu, tarif baru Transjakarta Blok M-Bandara Soekarno Hatta diputuskan sebesar Rp15.000. Tarif ini mulai hari Selasa ini. “Mulai Selasa ini tarif Blok M – Bandara Rp15.000,” jelas Pramono Anung Wibowo.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Budi Awaluddin, menguraikan tarif sebesar Rp15.000 untuk setiap perjalanan tersebut ditetapkan 31 Juli dan berlaku 1 September.

Menurut Budi, ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 685 Tahun 2026 tentang Tarif Layanan Angkutan Umum Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta. “Dalam satu bulan ini kami kembali menyosialisasikan dan mempublikasikan kepada masyarakat terkait ketetapan tarif tersebut,” ujar Budi.

Mengenai metode pembayaran, layanan angkutan umum ini menggunakan uang elektronik nontunai. Untuk rute lainnya, Kalideres--Bandara Soetta masih menggunakan tarif lama, Rp2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp3.500 di atas pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menambahkan, tengah menyiapkan rencana kerja bersama PT Adhi Karya (Persero) untuk mempercepat penyelesaian proyek hunian LRT City. Persiapan rencana kerja tersebut ditargetkan bisa rampung hari ini sehingga proyek untuk konsumen LRT City tersebut dapat segera berjalan.

Menurut Dony, Adhi Karya adalah perusahaan terbuka (Tbk), sehingga setiap pengeluaran harus ada keputusan RUPS. Apakah bentuknya nanti equity, otomatis pemegang sahamnya terdilusi atau shareholder loan. Ini sedang dilihat. “Tapi itu segera dibereskan,” kata Dony. Danantara telah menyiapkan dana Rp456 miliar untuk mendukung penyelesaian proyek hunian LRT City yang dikembangkan oleh anak usahanya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).

Dana tersebut akan digunakan untuk membantu penyelesaian permasalahan yang berdampak kepada 2.400 konsumen hunian LRT City. Dony menuturkan, Danantara bersama Adhi Karya bakal membahas secara lebih rinci pilihan penyelesaian proyek pada pekan ini. Opsi yang dinilai paling cepat akan diprioritaskan, termasuk kemungkinan pemindahan unit.

Percepatan penyelesaian dilakukan untuk memberikan kepastian kepada konsumen yang telah membayar untuk memperoleh hunian LRT City. “Setelah minggu ini kita akan langsung masukkan ke dalam proses bantuan kepada Adhi Karya untuk penyelesaian proyek ini. Pada intinya, kita ingin bahwa ini tidak boleh terjadi,” tuturnya.

Sebelumnya, Dony menggelar rapat bersama jajaran Direksi Adhi Karya, Selasa (11/8) untuk membahas perkembangan dan berbagai keluhan masyarakat terkait proyek LRT City. Dalam pertemuan tersebut, Dony menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap berbagai keluhan masyarakat. Adhi Karya juga didorong untuk memperkuat komunikasi dengan penghuni dan pemangku kepentingan terkait.

“Semua keluhan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti. Komunikasi dengan penghuni juga perlu diperkuat, agar persoalan bisa segera diselesaikan,” ujar Dony.

  • Layanan LRT

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.