Polda Banten Bangun Gudang Jagung Raksasa untuk Petani, Harga Panen Diupayakan Tetap Stabil

Rabu, 20 Mei 2026, 14:35 WIB

Lebak - Kepolisian Daerah (Polda) Banten akan membangun gudang ketahanan pangan di kawasan Bantar Panjang, Kabupaten Tangerang, untuk menampung hasil panen jagung petani.

“Kita sudah mendapatkan lahan untuk pembangunan gudang dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,” kata Kapolda Banten Hengki saat menghadiri kegiatan penanaman 1.000 pohon di Sangiang Tanjung, Kabupaten Lebak, Rabu (20/5).

Ket. Foto: Kapolda Banten Irjen Hengki (tengah) menanam pohon di Sangiang Tanjung Kabupaten Lebak. — Sumber: Antara

Menurut Hengki, gudang tersebut nantinya digunakan untuk mendukung penyimpanan hasil panen jagung dari program penanaman yang digerakkan Polda Banten.

Ia menilai keberadaan gudang dapat membantu petani menjaga stabilitas harga sekaligus mengurangi potensi kerugian pascapanen.

“Kita berharap pembangunan gudang berjalan lancar dan bisa dimanfaatkan oleh petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Lebak Herfio Zaki mengatakan panen raya jagung serentak kuartal II 2026 di lahan Kelompok Tani Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, merupakan bentuk sinergi antara Polri dan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Namun, ia mengungkapkan hasil panen jagung selama ini langsung dijual petani karena belum tersedia gudang penyimpanan.

“Produksi panen jagung itu langsung dijual oleh petani sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Hengki juga mengajak masyarakat membudayakan gerakan menanam pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan udara yang sehat.

“Gerakan menanam juga salah satunya dapat mencegah longsor dan banjir,” ujar Hengki saat melakukan penanaman 1.000 pohon sekaligus meresmikan Jembatan Merah Putih di Sangiang Tanjung.

Ia menjelaskan gerakan menanam pohon merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto melalui program Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Menurut Hengki, pohon memiliki peran penting dalam mengurangi polusi udara yang berasal dari kendaraan, industri, maupun pembakaran lahan.

“Kami minta masyarakat membudayakan gerakan menanam karena pohon bisa menyimpan air yang kita minum dan membuat udara lebih sejuk,” katanya.

Selain itu, Polda Banten saat ini juga tengah membangun Jembatan Merah Putih Presisi yang ditargetkan meresmikan 42 unit pada Juli 2026.

Pembangunan jembatan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain seperti Tangerang, Jawilan, Padarincang, dan Kabupaten Serang.

Polda Banten turut menjalankan program “Polisi Peduli Pendidikan” yang berfokus pada pemenuhan sarana dan prasarana agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Hengki menambahkan berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran DIPA, melainkan melalui partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong.

“Kegiatan ini tidak menggunakan anggaran DIPA, tetapi dari partisipasi masyarakat dan gotong royong. Kalau tidak punya uang, bisa membantu dengan tenaga,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.