Lawan Gagal Panen, Petani Pakistan Kini Dibantu Teknologi AI Tiongkok
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 03:18 WIB | Oleh: Deri HenriawanGuizhou merupakan pusat penting untuk proyek nasional Tiongkok "Data Timur, Komputasi Barat" (East Data, West Computing). Strategi nasional ini bekerja layaknya jaringan listrik, dengan mengalihkan kebutuhan pemrosesan data yang besar dari wilayah pesisir timur Tiongkok yang berkembang pesat secara ekonomi ke wilayah barat yang kaya sumber daya. Hal penting lainnya, proyek tersebut memanfaatkan melimpahnya energi hijau di wilayah barat, seperti tenaga angin dan hidro, sehingga menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi hijau dan pengurangan emisi karbon.
Hingga akhir Juli 2026, Guizhou memiliki 50 pusat data utama dengan total kapasitas komputasi mencapai 176,57 EFLOPS. Hampir 98,4 persen kapasitas tersebut secara khusus digunakan untuk komputasi terkait AI.
Dar mengatakan dirinya ingin memahami bagaimana Guizhou membangun ekosistem datanya, mulai dari infrastruktur, pusat data, dan standar, hingga tata kelola, industri, serta berbagai aplikasi yang dibangun di atas ekosistem tersebut.
Namun, Dar menegaskan bahwa tujuan mereka bukan sekadar mengimpor teknologi. Menurutnya, tahap berikutnya dalam kerja sama harus menghasilkan manfaat konkret, seperti peningkatan layanan publik, penguatan perusahaan teknologi lokal, serta penciptaan lebih banyak lapangan kerja bagi kaum muda.
"Pada akhirnya, itulah yang seharusnya dicapai melalui kerja sama di bidang AI," katanya.
Dia berharap kerja sama semacam itu pada akhirnya dapat menghasilkan model yang bermanfaat bukan hanya bagi Pakistan dan Tiongkok, tetapi juga bagi negara-negara berkembang lainnya yang menghadapi tantangan serupa.
Shah menambahkan, pameran tersebut menjadi kesempatan besar bagi delegasi Punjab untuk memperkenalkan provinsi mereka, bertemu dengan calon mitra dari Tiongkok, serta menjajaki bidang-bidang baru kerja sama, khususnya dalam AI dan teknologi digital.
Mengusung tema "Token: A New Path to Value of Data Elements", China International Big Data Industry Expo 2026 diikuti oleh 372 perusahaan dari dalam dan luar negeri serta lebih dari 16.000 tamu yang telah terdaftar. Pameran tersebut menampilkan berbagai teknologi, produk, dan aplikasi terbaru di bidang ekonomi token, kapasitas komputasi, inovasi model besar, serta sirkulasi elemen data. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!