Komitmen ke Pelaku Usaha Mikro, Bank Jakarta Gelar Akad Kredit Massal ke 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati

Selasa, 01 Sep 2026, 12:35 WIB

JAKARTA- Bank Jakarta pada Selasa (1/9) menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Akad tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan para pemangku kepentingan.

Langkah tersebut sebagai bentuk komitmen Bank Jakarta dalam memperkuat keberpihakannya terhadap pelaku usaha mikro melalui perluasan akses pembiayaan yang dekat, mudah, dan sesuai kebutuhan usaha masyarakat.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (tengah) dan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo (kiri) bersama para nasabah pedagang pasar usai akad kredit mikro di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (1/9). Di Pasar Induk Kramat Jati, penyaluran kredit Bank Jakarta telah mencapai plafon sekitar 48 miliar rupiah kepada 167 pedagang. — Sumber: istimewa

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menegaskan program akad bukan sekadar kegiatan penyaluran kredit, melainkan bagian dari upaya membangun akses keuangan yang lebih luas agar pelaku usaha mikro dapat berkembang dan naik kelas.

"Kami tidak ingin pedagang yang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus semakin dekat dan hadir di tengah-tengah pedagang," tegas Agus.

Di Pasar Induk Kramat Jati, penyaluran kredit Bank Jakarta papar Agus telah mencapai plafon sekitar 48 miliar rupiah kepada 167 pedagang. Potensi pembiayaan di kawasan ini masih sangat besar mengingat Pasar Induk Kramat Jati memiliki lebih dari 5.000 tempat usaha sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan penting di Jakarta.

Sentra Mikro

Untuk mendukung keterjangkauan itu, Bank Jakarta kini didukung oleh 243 Sentra Mikro yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang kami salurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan tersebut membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta, dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas," lanjut Agus.

Pelaksanaan program ini sekaligus memperkuat sinergi antara Pemprov DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, dan Bank Jakarta dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan di pasar rakyat.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.