Wali Kota: Tak Sekedar Bandara, Husein Sastranegara Kini Jadi Etalase Baru Branding Kota Bandung
Sabtu, 29 Agu 2026, 18:45 WIBBANDUNGÂ - Aktivasi kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung tak hanya membuka akses penerbangan dari dan menuju Kota Bandung tetapi juga menjadi peluang bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperkuat branding kota sekaligus mendorong sektor pariwisata, perdagangan hingga pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat berkunjung ke Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Kamis (27/8) lalu.
Wali Kota Farhan mengatakan Pemkot Bandung menjalin kerja sama dengan Angkasa Pura untuk memanfaatkan sejumlah ruang di kawasan bandara sebagai media promosi Kota Bandung.
Salah satunya melalui penyediaan videotron dan area tunggu yang sekaligus dapat menjadi ruang pengenalan identitas Kota Bandung kepada para penumpang.
âAngkasa Pura menyediakan space untuk melakukan branding kota dan kita bekerja sama dengan salah satu pengusaha reklame di Kota Bandung,â kata Wali Kota Farhan.
Menurut dia, konsep branding tersebut akan mengangkat berbagai identitas Kota Bandung, termasuk kekayaan seni, budaya dan kuliner. Pemkot Bandung juga tengah menjajaki dukungan anggaran maupun sponsor untuk menghadirkan seni tradisional khas Bandung serta display produk kuliner lokal di area bandara.
âBranding Kota Bandung ini kita akan mulai dari, masalah rasa. Mau rasa di hati, rasa di lidah atau rasa di pikiran masing-masing selama ada di Kota Bandung,â ujar dia.
Tak berhenti di area kedatangan, Pemkot Bandung juga tengah menjajaki kerja sama lanjutan untuk menyediakan ruang di terminal keberangkatan yang dapat digunakan sebagai outlet penjualan produk khas Kota Bandung.
âIni deal terpisah. Kami sedang menjajaki kerja sama di terminal keberangkatan untuk menyewa sebuah ruangan untuk outlet penjualan produk-produk khas Kota Bandung,â tutur dia.
Selain itu, aktivasi Bandara Husein juga diikuti pembenahan infrastruktur di sekitar kawasan bandara. Pemkot Bandung telah melakukan perbaikan jalan dan penerangan jalan umum (PJU) di radius terdekat.
Tahap berikutnya, Pemkot Bandung berencana memperbaiki akses jalan yang mengarah ke utara hingga terhubung menuju kawasan lampu merah dan gerbang Tol Pasteur.
Wali Kota Farhan menilai pembenahan tersebut penting untuk memastikan peningkatan aktivitas penerbangan di Husein Sastranegara diikuti kesiapan infrastruktur kota.
Saat ini, jumlah penumpang masih berada di kisaran 1.000 orang per hari atau masih di bawah target awal sekitar 3.000 penumpang per hari.
âKalau 3.000 penumpang kita mulai merasakan bebannya bertambah. Sedangkan target besarnya kita ingin mendapatkan kembali 2,7 juta (penumpang). Kalau 2,7 juta itu berarti sekitar 9.000 penumpang per hari. Ini akan lain sekali rasanya,â ujar dia.
Meski demikian, Wali Kota Farhan menyebut kondisi pelayanan saat ini masih berjalan baik karena jumlah penerbangan belum terlalu banyak.
âSejauh ini karena memang jumlah penerbangan masih belum banyak semuanya baik-baik saja, everybody happy,â kata dia.
Terkait harga tiket pesawat yang relatif tinggi, Pemkot Bandung masih melakukan penghitungan mengenai elastisitas harga tiket terhadap permintaan penerbangan dari dan menuju Bandung.
Wali Kota Farhan mengatakan, berdasarkan data yang diterima dari Garuda Group, tingkat keterisian pesawat atau load factor penerbangan masih berada di atas 90 persen.
âKarena jumlah penerbangannya masih sedikit. Kita akan mencoba nanti, tentu saja pihak maskapai penerbangan akan mencoba untuk menambah jumlah penerbangan,â ucap dia.
Pemkot Bandung juga menyiapkan strategi jangka menengah untuk meningkatkan pemanfaatan Bandara Husein. Salah satunya dengan mempromosikan perguruan tinggi di Kota Bandung ke berbagai daerah yang memiliki konektivitas penerbangan langsung dengan Husein Sastranegara. Strategi tersebut akan didorong menjelang semester pertama 2027.
âKita akan mendorong promosi perguruan tinggi Bandung di luar Kota Bandung yang memiliki destinasi penerbangan dengan Husein Sastranegara,â ungkap dia.
Menurut dia, kemudahan akses penerbangan dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menempuh pendidikan di Kota Bandung.
âKalau demikian, kita mempromosikan kemudahan akses melalui penerbangan. Bagaimanapun juga untuk pendidikan kita akan investasi besar,â pungkas dia. ils/I-1
- Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Janice Tjen Bangkit untuk Capai Semifinal Ganda DC Open
-
Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Menjadi Rp2,616 Juta/Gr pada Kamis Ini
-
Menperin Agus: Investor Beli Waktu, Bukan Lahan! Ini 3 Hal yang Dituntut Kawasan Industri
-
Pengunjung Perempuan Meninggal Dunia Usai Susuri Wahana Rumah Hantu di Tulungagung
-
Polisi Bongkar Sindikat Peredaran Ribuan Butir Obat Keras di Tanah Abang, 5 Orang Ditangkap
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.