Pemkab Kulon Progo Bersama UST Sediakan 300 Beasiswa dan Pendampingan UMKM
Sabtu, 29 Agu 2026, 08:03 WIBKULON PROGO â Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta untuk menyediakan kuota 300 beasiswa perguruan tinggi sekaligus memperkuat pendampingan UMKM sebagai langkah strategis memutus rantai kemiskinan.
âKomitmen tersebut diresmikan dalam acara "UST Berdampak: Mencetak Generasi Hebat dan Usaha Berkualitas" di Gedung PLUT KUMKM Kulon Progo, Sogan, Wates, Jumat (28/8) malam.
â"Pendidikan adalah pisau yang paling tajam untuk memotong rantai kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Kemitraan mahasiswa KKN UST bersama UMKM akan memperkuat SDM dan ekonomi Kulon Progo," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kulon Progo, Agung Kurniawan, mewakili Bupati Kulon Progo dalam keterangan tertulis di Kulon Progo, Sabtu (29/8).
âMelalui skema "Program 1000 Beasiswa", UST memberikan kuota khusus 300 beasiswa bagi warga Kulon Progo berupa subsidi biaya pendidikan sebesar Rp12 juta per mahasiswa.
Mahasiswa cukup membayar kuliah selama tiga tahun, sedangkan satu tahun sisanya dibebaskan dari biaya pendidikan.
"Kami berharap program ini dapat menurunkan kemiskinan di Kulon Progo," katanya.
âWakil Rektor 4 Bidang Kerja Sama UST Silvester Goridus Sukur menyebutkan tingkat kelulusan SMA/SMK di DIY yang melanjutkan ke perguruan tinggi mencapai 74,9 persen atau tertinggi secara nasional, namun kendala ekonomi masih menjadi penghambat utama bagi sebagian warga.
â"Harapannya anak-anak memiliki kompetensi unggul dan tidak ada lagi lulusan yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan," kata Silvester.
âSelain beasiswa, kerja sama ini juga menyasar penguatan ekonomi lokal. Mahasiswa UST melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan mendampingi UMKM binaan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kulon Progo.
âKepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kulon Progo Iffah Mufidati menambahkan, program ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi LLDIKTI Wilayah V pada Juni lalu agar memberikan dampak nyata dan terukur.
âUpaya perluasan akses pendidikan di Kulon Progo sebelumnya juga mendapat pengakuan nasional berupa Penghargaan Juara 2 Nasional Kategori Perluasan Akses Pendidikan dari Kemendagri beserta insentif senilai Rp1,5 miliar.
âRangkaian acara kolaborasi tersebut diisi dengan penyerahan beasiswa secara simbolis, penganugerahan Lomba Tari Kreasi Baru yang dimenangkan oleh Narya Creative Center, serta ditutup dengan pengajian dan shalawat bersama warga setempat.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.