Dikepung Kabut Asap, Warga Pontianak Shalat Mohon Turun Hujan di Halaman Masjid Raya
Sabtu, 29 Agu 2026, 13:25 WIBPONTIANAK - Warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid Raya Mujahidin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan salat istisqa di Halaman Masjid Raya Mujahidin, untuk memohon turunnya hujan di tengah kabut asap dampak Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Hari ini kita bersama ribuan warga melaksanakan salat istisqa dan berdoa bersama di Halaman Masjid Raya Mujahidin memohon hujan yang berkah," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, di Pontianak, Sabtu (29/8).
Salat meminta hujan itu dilakukan di tengah kondisi kualitas udara Kota Pontianak yang memburuk akibat kabut asap dan telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir.
Menurut ia, pelaksanaan salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat setelah kondisi kemarau berlangsung lebih dari dua bulan.
"Mudah-mudahan semua ampunan dan doa masyarakat dikabulkan, sehingga hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik," ujar Edi.
Edi menduga memburuknya kualitas udara di Pontianak dipengaruhi asap dari wilayah lain yang terbawa angin menuju Kota Pontianak.
"Kondisi ini membuat kita mempertahankan kebijakan meliburkan kegiatan pembelajaran hingga cuaca dan kualitas udara membaik," kata Edi.
Meski sejumlah kegiatan diliburkan, ia memastikan pelayanan Pemerintah Kota Pontianak tetap berjalan.
- kebakaran hutan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Personel Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak KKB ke Timika
-
Hampir 50 Tahun Menjelajah, Voyager 1 Segera Mencapai Jarak Satu Hari Cahaya dari Bumi
-
Dunia Usaha Berinvestasi Lagi bila Pemerintah Miliki Arah Kebijakan Jelas dan Konsisten
-
Pemanfaatan EBT di Indonesia Jauh dari Potensi yang Ada
-
Kolaborasi Seniman Denpasar dan Bangli Menampilkan Gong Kebyar di PKB
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.