• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Upaya Memperkuat Ketahanan...

Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan Perlu Didukung Inovasi Terapan

Jumat, 28 Agu 2026, 11:23 WIB

JAKARTA – Ketahanan pangan sulit diwujudkan tanpa disertai inovasi terapan. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya inovasi terapan dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Saat meninjau penerapan riset dan teknologi pertanian berbasis data di Research Center (RC) Yayasan Edu Farmers International (Edufarmers), Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rachmat mengapresiasi inovasi berbasis data yang langsung diimplementasikan di lapangan.

Ket. Foto: ketahanan pangan — Sumber: ist

"Terus terang dengan ada contoh-contohnya seperti ini, model-model seperti ini, maka ada harapan baru bagi pertanian kita. Ada harapan baru buat petani kita dan ada harapan baru untuk membangun swasembada pangan, energi, dan air," ujarnya sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPN menyaksikan ekosistem solusi pertanian presisi yang mengintegrasikan pengujian fisik tanah hingga analisis berbasis kecerdasan buatan.

Pendekatan pertanian berbasis teknologi digital turut ditampilkan, seperti Soil Test Kit, yaitu alat uji tanah portabel yang telah diuji di lebih dari 200 demplot untuk mengukur pH, hara NPK, C-organik, dan salinitas tanah secara cepat.

Alat ini dipadukan dengan Pak Dayat AI, asisten pertanian berbasis WhatsApp yang memberikan rekomendasi pemupukan secara praktis.

Menurut Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo AA Teguh Sambodo, diagnosa dan rekomendasi dari aplikasi ini menjadi perhatian di banyak mitra pembangunan yang sebenarnya siap berkolaborasi memajukan semua inisiatif lokal, termasuk juga Edufarmers untuk bisa mendorong pertanian lebih regeneratif.

"Satu aspek yang lain adalah bahwa Pak Dayat ini bisa juga diperkaya dengan rencana kami. Nanti juga akan melengkapi gerakan nasional untuk kesehatan tanah, kita punya peta kesehatan tanah dan nantinya iklimnya juga bisa disesuaikan," kata dia.

Selain inovasi digital, Rachmat turut menyaksikan langsung praktik pertanian ramah lingkungan, seperti teknik irigasi berselang Alternate Wetting and Drying (AWD)yang dinilai efektif menghemat air dan menekan emisi gas rumah kaca, serta pengelolaan sisa panen tanpa pembakaran (no-burning rice farming).

Seluruh inovasi tersebut adalah hasil dari tim riset di Edufarmers yang telah menjalankan lebih dari 100 siklus riset pada komoditas padi, jagung, cabai, dan bawang merah sejak 2022.

Langkah ini mendukung peran Edufarm sebagai mitra pelaksana yang menghubungkan kebijakan makro pemerintah dengan kebutuhan aktual di tingkat tapak.

Ekosistem teknologi ini juga telah digunakan oleh petani lokal. Perwakilan Pelopor Tani Aris menyampaikan bahwa kombinasi alat uji tanah dan panduan digital mempermudah pengolahan lahan harian.

"Jadi ini adalah model yang bagus bagaimana kita meningkatkan produksi secara holistik. Tanahnya diperhatikan, iklimnya dilihat, kemampuan petaninya diamati, sampai nantinya akan ada ekosistem bagaimana membangun setiap komoditas," ungkap Kepala Bappenas.

  • ketahanan pangan nasional

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Besok Persija Luncurkan Tim, Pendukung Diharapkan Menggeruduk JIS

Pria Jangan Terlalu Lama Mengantongi Telepon Genggam di Saku Celana. Kenapa? Berbahaya

Sejak Tahun 1900, Negara Ini Mengalami Musim Panas Paling Terik

Perkuat Keamanan Maritim, Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code

Ditjen Hubdat Lakukan Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kalimantan Timur

Ditjen Hubdat Dukung Konektivitas di Wilayah Penyangga Ibu Kota Nusantara

Home Sweet Loan The Musical Hadir di Taman Literasi, Angkat Perjuangan Generasi Muda Miliki Hunian Layak

Atasi Kekeringan, Pemkab Purwakarta Serahkan 34 Pompa untuk Petani

Harga Emas Antam pada Jumat (28/8) Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,718 Juta/Gr

Mengagetkan Hasil Penelitian Ini, Kebiasaan Mengambil “Screenshot” Bisa Memicu Gangguan Ingatan

Tingkatkan Efisiensi dan Percepat Layanan Publik! Legislator Jabar Dukung Perampingan Satuan Kerja Pemprov

Waduh Mengkhawatirkan! Gunung Lewotobi Meletus dan Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Km pada Pagi Ini

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Catat Tempat dan Waktu Layanannya, Samsat Keliling Hanya Buka di Delapan Wilayah Detabek pada Jumat

Menanti Sinyal The Fed - 28 Agustus 2026

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM

Mengapa Lagu Dolly Parton Dinilai Punya Cara Unik Menyatukan Banyak Orang? Ini Penjelasan dari Psikolog

BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa

Kasus Korupsi KUR Bank BUMN, Kejari Purwakarta Buka Peluang Tersangka Baru

Mengapa Sup Ayam Jadi Makanan Andalan Ketika Sakit? Simak Alasan Selengkapnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.