Bakti Kesehatan TNI Bantu Pengobatan Gratis Bagi Warga Nabire

Minggu, 20 Sep 2026, 15:44 WIB

NABIRE -- TNI di Kabupaten Nabire, Papua Tengah menggelar bakti kesehatan berupa donor darah, pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) dan pengobatan gratis untuk membantu kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dalam rangka HUT ke-81 TNI.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto di Nabire, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian prajurit kepada masyarakat selain menjalankan tugas pertahanan dan keamanan.

Ket. Foto: Pelaksanaan donor darah pada Bakti kesehatan TNI untuk menyambut HUT ke-81 TNI yang diselenggarakan di Aula Kodim 1705/Nabire, Minggu (20/9). — Sumber: ANTARA/Ali Nur Ichsan

“TNI tidak semata-mata sebagai pengamanan atau pertahanan negara saja. Prajurit juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan donor darah diikuti prajurit dari Korem 173/PVB, Kodim 1705/Nabire, Lanal Nabire, Brigif, dan Yonif yang bertugas di wilayah Nabire.

Dari target 150 pendonor, sebanyak 152 prajurit mengikuti kegiatan tersebut. Setelah melalui proses pemeriksaan dan penyaringan, sebanyak 50 kantong darah dinyatakan memenuhi syarat untuk diserahkan kepada rumah sakit.

Bakti kesehatan tersebut juga diisi pelatihan BHD kepada sekitar 300 pelajar di SMA YPPK Sion Samabusa dan SMAN 3 Nabire.

Danrem mengatakan pelatihan BHD bertujuan membekali pelajar dengan kemampuan memberikan pertolongan pertama ketika menemukan orang yang tidak sadar atau berhenti bernapas.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan prajurit dalam memberikan bantuan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

“Dukungan masyarakat sangat diperlukan. Mari kita sama-sama menciptakan kondusivitas daerah,” ujarnya.

Kepala Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) Nabire Irto F. Kala Padang mengatakan darah tersebut kembali menjalani pemeriksaan di rumah sakit sebelum disimpan dan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

“Yang sekarang terkumpul ini ada sekitar 50 kantong. Sebenarnya ada lebih, tetapi kami skrining, karena ada yang Hb-nya rendah dan ada yang belum cukup tiga bulan dari donor sebelumnya,” katanya.

Ia mengatakan ketersediaan darah sangat dibutuhkan rumah sakit, terutama untuk menangani pasien dalam kondisi mendesak. Dukungan donor dari TNI juga dilakukan secara berkala ketika rumah sakit membutuhkan tambahan stok darah.

Selain donor darah, bakti kesehatan TNI menyediakan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Dokter Polkes 17.09.03 Nabire Kapt. dr. Theresia Marlen Loinenak mengatakan keluhan yang ditemukan pada pasien dewasa, antara lain hipertensi dan kadar kolesterol tinggi.

Sementara itu, pasien anak lebih banyak mengalami infeksi saluran pernapasan akut (Ispa), seperti batuk, pilek, dan demam, serta sejumlah infeksi pada kulit.

Ia mengatakan pasien yang menjalani pemeriksaan memperoleh obat sesuai dengan keluhan dan hasil pemeriksaan kesehatan.

“Untuk orang dewasa sekitar 20-an, untuk anak-anak kurang lebih juga 20-an,” katanya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.