Kekeringan Melanda Pamekasan, Anggota DPR Turun Tangan Bantu Sumur Bor
Jumat, 28 Agu 2026, 06:02 WIBPAMEKASAN - Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) XI Pulau Madura, Jawa Timur, Ansari memberikan bantuan sumur bor di desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih di Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.
"Ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral bagi warga di Desa Kertagena Laok," kata Ansari dalam keterangan yang disampaikan kepada media, Kamis malam.
Desa Kertagena Laok merupakan salah satu desa di Kabupaten Pamekasan yang rawan kekeringan. Masyarakat di desa itu kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Bantuan sumur bor secara simbolis disampaikan langsung oleh Tenaga Ahli Dapil Ansari di lokasi pengeboran di Dusun Talandung II, Muhammad Shodiq.
"Ibu Ansari tidak bisa datang secara langsung karena sedang ada rapat internal, dan oleh karena itu, beliau mengutus kami untuk datang ke lokasi pengeboran sumur di Dusun Talandung II ini," katanya.
Penyerahan bantuan sumur bor ini ditandai penyerahan plakat bertuliskan "Bantuan Sumur Bor untuk Masyarakat Kertagena Laok dari Hj Ansari, S.Pd.I".
Bantuan kali ini tidak hanya berupa sumur bor, tetapi juga dilengkapi dengan pipanisasi ke rumah-rumah warga terdampak.
Menurut Kepala Desa Kertagena Laok Abd Qodir, jika sumur bor bantuan anggota DPR RI asal Pamekasan itu sukses, diperkirakan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 50 kepala keluarga.
Menurutnya, pemanfaatan awal diprioritaskan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Jika debit air mencukupi, pemanfaatannya dapat diperluas untuk kebutuhan pertanian.
"Dusun Tlandung II ini memang sangat kekurangan air. Meskipun ada sumur galian, tetapi saat musim kemarau seperti saat ini, debit sumber mata air berkurang dan hanya cukup untuk minum," katanya.
Untuk kebutuhan mandi dan mencuci, warga terpaksa mengambil air ke desa lain dan sebagian terpaksa membeli.
Pengeboran sumur diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 88 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih dua hari.
Kades Kertagena Laok Abd Qadir juga menyampaikan apresiasi kepada Ansari atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desanya.
Ia berharap pengeboran tersebut berhasil sehingga warga memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Saya sangat berterima kasih atas nama warga kepada Ibu Ansari. Mudah-mudahan proses pengeboran ini berhasil dan bermanfaat untuk ke depannya, khususnya di Desa Kertagena Laok,â katanya.
Arista, warga setempat,mengatakan persoalan air sudah dirasakan selama bertahun-tahun. Saat kemarau, warga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Seingat saya sejak 2018 warga di dusun sini terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.
- kekeringan
- Kabupaten Pamekasan
- dampak kekeringan
- Darurat Kekeringan
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
29 Desa di Cilacap Alami Kekeringan
-
Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi
-
184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten
-
KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu
-
Warga bergantung sumber air Ake Goa di Tidore
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.