Pelatihan Periklanan Digelar Kemenekraf untuk Asah 'Skill Branding' Pelaku Ekraf & UMKM di Solok Agar Naik Kelas

Kamis, 27 Agu 2026, 19:28 WIB

JAKARTA - Perkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang pengembangan pasar produk lokal, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melalui Direktorat Periklanan Deputi Bidang Kreativitas Media menggelar pelatihan periklanan secara intensif “AdCamp: Skill Up Lab” di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi mengatakan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu mengembangkan usaha dan kreativitasnya secara berkelanjutan.

Ket. Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melalui Direktorat Periklanan Deputi Bidang Kreativitas Media menggelar pelatihan periklanan secara intensif “AdCamp: Skill Up Lab” untuk pelaku ekonomi kreatif, di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (21/8). — Sumber: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif

“Pemulihan sejati tidak cukup hanya membangun kembali jalan dan gedung, tetapi juga membangun harapan, kepercayaan diri, dan kemampuan masyarakat untuk berdiri dan berkarya lagi melalui kreativitas. Karena itu, kami ingin memastikan pelaku ekraf memiliki keterampilan dan akses yang dibutuhkan untuk kembali tumbuh dan berdaya,” ujar Cecep dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis (27/8).

Program “AdCamp: Skill Up Lab” terlaksana melalui kolaborasi Kemenekraf/Bekraf dengan Pemerintah Kabupaten Solok serta tiga asosiasi periklanan, yakni Indonesian Digital Association (IDA), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) dan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII).

Pelatihan ini sebagai bagian dari program Ekraf Peduli “Pulih Bersama, Bangkit Berdaya”, dilakukan secara intensif selama dua hari dan diikuti 50 peserta terpilih yang berasal dari Kabupaten dan Kota Solok. Dari 50 peserta, sebanyak 32 orang merupakan pegiat ekonomi kreatif di sektor kuliner dan fesyen, sedangkan 18 peserta lainnya merupakan mahasiswa dan talenta muda berbakat di bidang periklanan.

Direktur Periklanan Kemenekraf, Andy Ruswar menjelaskan bahwa para peserta mendapatkan pembekalan melalui workshop yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam membangun merek, membuat konten kreatif, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.

Sejumlah materi diberikan mulai dari brand storytelling, pemanfaatan platform digital, etika pariwara, hingga praktik langsung produksi foto dan video iklan. Peserta juga diajak memahami bagaimana sebuah produk lokal dapat dikemas melalui cerita dan komunikasi visual yang menarik sehingga memiliki daya saing serta mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Yang paling penting dari pelatihan ini adalah bagaimana para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan bisa langsung dipraktikkan. Kami ingin para peserta pulang membawa kemampuan baru, karya baru, dan yang paling penting saling berkolaborasi untuk membuka peluang mengembangkan produk maupun karier mereka pascabencana ini,” tutur Andy.

Selain pelatihan, karya terbaik peserta juga berpeluang mendapatkan fasilitasi lanjutan berupa pembuatan dan placement iklan secara gratis melalui kolaborasi dengan NativeAd dan program terkait.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu produk-produk lokal Solok mendapatkan eksposur lebih luas sekaligus membuka peluang pasar baru bagi pelaku ekonomi kreatif.

Melalui pelatihan ini, Kemenekraf/Bekraf mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif dan talenta muda yang tidak hanya kreatif dalam menghasilkan karya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengemas, memasarkan, dan memperluas jangkauan produk melalui strategi periklanan yang tepat. Ant

  • pelatihan periklanan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Kabut Asap Makin Parah dan Mengkhawatirkan! Dinkes Kalsel Gerak Cepat Dirikan Rumah Oksigen untuk Warga

Ericsson Perkuat Ekosistem Inovasi Digital Indonesia lewat 5G Innovation Center

Misteri Perahu Hilang di Teluk Cenderawasih, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian

Jangan Nekat Keluar Rumah! Dinkes Kalsel Minta Warga Tunda Aktivitas saat Kabut Asap Meningkat

Pegadaian Bawa Pulang Penghargaan Internasional, Sukuk Rp1,75 Triliun Jadi Sorotan di Kuala Lumpur

Cove Ungkap Tren Hunian Gen Z dan Milenial: Makin Pilih Sewa 1–3 Bulan

Kaltim Dikepung 14.795 Titik Panas, BPBD Perketat Pengawasan Karhutla

Taekwondo Indonesia Harumkan Merah Putih di 2026 China Open, Tampil Gemilang di Hunan.

Bareskrim Bongkar Kasino Judi di Sukoharjo, Fakta di Baliknya Bikin Geger!

Pelatihan Periklanan Digelar Kemenekraf untuk Asah "Skill Branding" Pelaku Ekraf & UMKM di Solok Agar Naik Kelas

PTPN III dan BRIN Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dorong Swasembada Pangan

Pelaku Ekonomi Kreatif Solok Makin Cuan? Kemenekraf Gelar Pelatihan Periklanan

Kebakaran Hebat Terjadi Hari Ini, Api Lahap Pabrik Plastik di Kabupaten Serang, Picu Kepanikan Warga

Schneider Electric Perkenalkan Altivar HVAC ATH600, Dorong Efisiensi Energi Bangunan

Hakim Tolak Perlawanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Operasi Penerjunan 40 Tim Alfa TNI Buru Titik Api di Taman Nasional Way Kambas

Kolaborasi Indosat dan Komdigi Buka Jalan Talenta Digital Papua

Komisi XI DPR setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dan Aida Budiman Jadi DGS Periode 2026-2031

Hampir 1.400 Orang Hilang dan Ratusan Korban Tewas dalam Banjir Bandang Nepal-Tibet

IHSG Hari Ini Bangkit Saat Risiko Domestik Surut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.