Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
Kamis, 27 Agu 2026, 00:31 WIBKarawang - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terus menyiapkan masyarakat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri agar dapat memperoleh kesempatan kerja di berbagai perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal penting dilakukan seiring dengan berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Karawang.
"Saat ini di Karawang ada sembilan kawasan industri, di dalamnya cukup banyak perusahaan yang beroperasi," kata Aep saat menerima kunjungan Komisi VII DPR RI di Kawasan Industri KIIC Karawang, Rabu (26/8).
Menurut Aep, perkembangan industri di Karawang diharapkan berjalan beriringan dengan semakin terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan berbagai upaya peningkatan kompetensi masyarakat, termasuk menyiapkan standar pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.
Dengan peningkatan kompetensi tersebut, tenaga kerja lokal diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan sehingga peluang mereka untuk terserap ke dunia kerja semakin besar.
Aep juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga pendidikan, dan pelaku industri dalam meningkatkan kualitas serta penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurut dia, pertumbuhan kawasan industri tidak hanya diharapkan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah, tetapi juga menciptakan manfaat langsung berupa lapangan pekerjaan bagi masyarakat Karawang.
Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan keberadaan kawasan industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat, terutama melalui penciptaan lapangan pekerjaan.
Ia menilai generasi muda Karawang perlu mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Menurut Saleh, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di tengah perkembangan industri.
Kapasitas dan kualitas calon pekerja, kata dia, perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri agar tenaga kerja yang tersedia mampu memenuhi kualifikasi yang ditetapkan perusahaan.
Oleh karena itu, ia mendorong penguatan pendidikan vokasional di sekitar kawasan industri sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
"Program pendidikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan dunia kerja," katanya.
Penguatan pendidikan vokasional dan pelatihan berbasis kebutuhan industri diharapkan dapat mempersempit kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja lokal dan kebutuhan perusahaan, sekaligus meningkatkan peluang masyarakat Karawang menikmati manfaat dari pertumbuhan kawasan industri.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Heboh! Karawang Jadi Tujuan Gelandangan dan Pengemis dari Luar Daerah, Penghasilan Tembus Rp150 Ribu Sehari
-
Review Disclosure Day - Film Terbaru Sutradara dengan Kemampuan Membangun Momentum Tak Tertandingi
-
BTS Segera Rilis Edisi Vinyl Spesial Album “Arirang”
-
Filipina Desak Pembebasan Aung San Suu Kyi
-
Bapanas Perkuat Standar Keamanan Pangan demi Tingkatkan Ekspor Sayuran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.