Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan

6 Selasa, 25 Agu 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Sulteng
Ket. Ilustrasi - Lahan pertanian mengalami kekeringan akibat berkurangnya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

SIGI – Kekeringan akibat dampak El Nino berpotensi menekan produktivitas sawah karena berkurangnya ketersediaan air untuk irigasi.

Kondisi ini bukan hanya mengancam hasil panen, tetapi juga dapat mengganggu pasokan pangan dan pendapatan petani.

Karena itu, mitigasi perlu diperkuat melalui pengelolaan sumber air, percepatan distribusi air, penyesuaian pola tanam, serta penggunaan varietas yang lebih tahan terhadap kekeringan.

Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat puluhan hektare lahan tanaman padi sawah di daerah tersebut terdampak kekeringan akibat cuaca panas ekstrem dampak dari fenomena El Nino.

"Berdasarkan laporan, hingga saat ini baru masuk data dari Kecamatan Sigi Kota yakni 30 sampai 40 hektare lahan padi sawah masyarakat terdampak kekeringan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sigi Afit Lamakarate di Bora, Senin (24/8).

Ia mengemukakan sebagian besar wilayah pertanian yang paling terdampak umumnya berada di luar cakupan Irigasi Gumbasa dan bergantung pada sungai-sungai pendukung tanpa sistem irigasi teknis seperti Sungai Wuno.

"Jadi memang debit air Sungai Wuno mengalami penurunan signifikan, sehingga mengancam potensi gagal panen pada tanaman padi di sejumlah wilayah seperti Desa Oloboju, Desa Bora, dan sebagian Desa Watunonju," ucapnya.

Menurut dia, penyebab lainnya potensi gagal panen akibat tanah di Sigi ini mayoritas berkarakteristik aluvial.

"Karakter tanah ini sangat mudah menyerap air saat hujan, namun di sisi lain air sangat cepat menguap dan meresap habis ketika terjadi panas terik matahari yang ekstrem seperti saat ini," sebutnya.

Ia menuturkan untuk mengantisipasi dan mengatasi meluasnya dampak kekeringan tersebut dengan membangun irigasi perpipaan di Sigi yang diusulkan melalui Kementerian Pertanian dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III.

"Sudah ada sekitar 80 titik disetujui untuk pembangunan irigasi perpipaan tahun ini dan dilanjutkan tahun 2027," kata dia.

Afit pun meminta seluruh petugas lapangan termasuk Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di masing-masing wilayah segera melaporkan dan memperbarui terkait data luasan lahan pertanian yang terdampak kekeringan tersebut.

"Untuk wilayah 15 kecamatan lainnya belum masuk laporan detailnya dan melalui update data ini guna memastikan langkah penanganan tepat sasaran," ujarnya.

Diketahui untuk luas lahan pertanian dan hasil validasi Luas Baku Sawah (LBS) di Sigi hingga Desember 2024 mencapai 15.280 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Kota Tangerang Laris Manis, Target Investasi Terlewati

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Tangerang Laris Manis,...

Siber Juga Menyerang Industri Pariwisata

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Siber Juga Menyerang Indust...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.