- Home
-
- Megapolitan
-
- Disperpusip Lebak Sebut Pe...
Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga
Selasa, 25 Agu 2026, 13:44 WIBLEBAK â Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengatakan layanan perpustakaan keliling menggunakan kendaraan roda empat dan dua membantu menumbuhkan minat baca masyarakat dan pelajar di daerah setempat.
â"Kita hampir setiap hari beroperasi perpustakaan keliling," kata Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip Lebak Ibnu Wahidin di Lebak, Selasa (25/8).
âPerpustakaan keliling milik pemerintah daerah menggunakan kendaraan roda empat tercatat dua unit dan roda dua tercatat tiga unit.
Ia mengatakan perpustakaan keliling menggunakan kendaraan roda dua melibatkan relawan Taman Baca Masyarakat (TBM).
Layanan perpustakaan keliling, kata dia, menjangkau masyarakat dan pelajar di daerah tertinggal di pedalaman Kabupaten Lebak.
Ia mengakui selama ini masyarakat di daerah terpencil kesulitan untuk mengakses buku karena tidak ada perpustakaan.
â"Saya kira dengan perpustakaan keliling melalui mobil dan sepeda motor itu dapat meningkatkan minat baca masyarakat dan pelajar," katanya.
Ia menjelaskan pemerintah daerah mengoptimalkan Perpustakaan Saidjah Adinda milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan membuka pelayanan dari Senin hingga Sabtu.
Pengunjung, kata dia, bisa mengakses buku untuk dibaca mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
âSaat ini, pengunjung Perpustakaan Saidjah Adinda rata-rata 100 orang terdiri atas pelajar dan masyarakat umum.
Perpustakaan itu memiliki koleksi 23 ribu judul dan 43 ribu eksemplar buku, di antaranya buku keterampilan, ekonomi, kesehatan, agama, filsafat, cerita, pertanian, sosial, dan hukum yang juga dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa.
Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong masyarakat membudayakan gemar literasi membaca karena dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).
â"Kita meyakini gemar membaca itu dapat mewujudkan kemajuan daerah," katanya.
Pihaknya setiap tahun juga menyelenggarakan aneka perlombaan, di antaranya lomba bertutur, bercerita, dan mewarnai gambar.
âSelain itu, gerakan literasi membaca dilaksanakan di perpustakaan sekolah, perguruan tinggi, yayasan, serta pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).
â"Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan pelajar," katanya.
Wiwi (18), seorang pelajar SMA Rangkasbitung, mengaku hampir setiap pekan membaca buku di Perpustakaan Saija Adinda yang selain gratis juga buku-bukunya lengkap.
â"Kami merasa senang membaca buku di perpustakaan milik pemerintah guna meningkatkan kompetensi juga ilmu pengetahuan," kata dia.
- Minat Baca
- Disperpusip Lebak
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kepala Daerah Wajib Catat! Ini 6 Kebijakan Sakti Wamendagri untuk Dongkrak Minat Baca
-
Jalan Ganda Energi RI: Transisi Hijau dan Ketahanan Harus Seiring
-
CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri
-
Anggaran Pakan Hewan Dikorupsi, Satwa di Kebun Binatang Surabaya Sakit dan Mati
-
Melalui Rakernas, SP PLN Desak Evaluasi RUPTL untuk Perbaiki Sistem Kelistrikan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.