Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.
Minggu, 23 Agu 2026, 02:27 WIBPetugas Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor memastikan pelayaran speedboat dari Tanjung Selor-Tarakan pulang pergi (PP) masih normal walaupun mulai ada kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
âUntuk pelayanan penumpang speedboat di Pelabuhan Kayan II masih berjalan normal dan speedboat dari Tanjung Selor-Tarakan PP tetap langsung melayani seperti biasa,â ujar Ariyanto, Kepala Pos Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (22/8).
Ariyanto menyebutkan ada 21 armada speedboat yang berangkat menuju Kota Tarakan dari Tanjung Selor hari ini dan jumlah penunjang sebanyak 876 orang.
âKalau kemarin (Jumat, 21/8), jumlah speedboat yang berangkat total 20 kapal, untuk kedatangan penumpang sebanyak 446 orang dan untuk keberangkatan penumpang berjumlah 1.006 orang,â katanya lagi.
Dia menegaskan untuk keselamatan pelayaran, setiap penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), pihaknya selalu berpatokan dari prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Apabila tidak disarankan oleh BMKG karena cuaca buruk, maka tidak dikeluarkan SPB.
âSaat ini masih aman berlayar. Kami cuma berpatokan pada prediksi BMKG, karena setiap penerbitan SPB dilampirkan lembar prediksi cuaca dari BMKG,â ujar Ariyanto.
Sebelumnya, Forcaster BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan Dewi Paramitha menyebutkan dengan adanya karhutla di Kaltara dan beberapa wilayah di Kalimantan, asap mulai menyelimuti Kaltara, khususnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
âUntuk jarak pandang saat ini 3-4 meter yang mana untuk penerbangan khususnya pesawat besar tidak direkomendasikan,â ujar Dewi Paramitha.
Sementara itu terkait asap karhutla yang mulai menyelimuti kabupaten/kota se-Kaltara, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama para pekerja yang mencari nafkah di luar rumah.
âPenggunaan masker sangat penting untuk mengurangi paparan partikel halus yang terkandung dalam asap kebakaran,â ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara Yuan Erenst Sukawatie.
Karena itu, kata Yuan, untuk kondisi kabut asap seperti sekarang Dinkes Kaltara menganjurkan masyarakat menggunakan masker N95, KN95 dan KF94 karena memiliki kemampuan filtrasi yang tinggi.
âTidak dianjurkan mengandalkan masker kain atau masker medis biasa ketika kondisi udara dipenuhi asap dan partikel halus. Jadi, gunakan masker yang lebih rapat seperti N95, KN95 atau KF94,â ujarnya pula.
- Karhutla
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
LSF Ungkap Anak Rentan Terpapar Konten Digital Tak Sesuai Usia
-
Marvel Studios Rilis Trailer Perdana “Avengers: Doomsday”
-
Kisah Sial F-117 Nighthawk di Perang Bosnia, Apa Rahasia Serbia Berhasil Tembak Jatuh Pembom Siluman AS?
-
Kemenhub Tegaskan Layanan Angkutan Perintis di Wilayah 3TP Tetap Beroperasi
-
Tagihan dan Konsumsi Listrik Meningkat, Ini Cara Menghemat Pengeluaran Bulanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.