Pukulan Telak Kartel, Kolombia Gagalkan Peredaran 4,5 Ton Kokain

Sabtu, 22 Agu 2026, 15:18 WIB

WASGINGTON DC - Pasukan Militer Kolombia telah menyita atau memusnahkan lebih dari 4,5 ton kokain senilai sekitar 85 juta dolar AS (setara 1,5 triliun rupiah), kata Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella, Jumat (21/8).

"Lebih dari 4,5 ton kokain disita atau dimusnahkan, bersama dengan 300 kilogram dan 220 galon bahan baku kokain (coca base). Kami berhasil mencegah 7,7 juta dosis menjangkau jalanan dan memberikan pukulan telak terhadap keuangan kelompok kriminal senilai setidaknya 85 juta dolar AS," tulis de la Espriella di X.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Policia Nacional HO/Getty Images

Pengungkapan kasus narkotika itu merupakan hasil dari operasi keamanan di Putumayo dan Santander Utara, kata sang presiden, seraya menambahkan bahwa obat-obatan terlarang tersebut milik beberapa kelompok bersenjata seperti Tentara Pembebasan Nasional (ELN), Koordinator Nasional Tentara Bolivaria (CNEB), dan Komando Perbatasan (CDF).

"Tanpa kokain, tidak ada uang. Tanpa uang, tidak ada senjata atau terorisme. Kami akan menghancurkan bisnis mereka," lanjut presiden.

Sepanjang kampanye presidensialnya, pemimpin Kolombia itu berjanji untuk mengakhiri dialog dengan kelompok-kelompok bersenjata serta mengerahkan Pasukan Militer negara untuk melawan organisasi kriminal, dengan mengambil sikap tegas terhadap narkotika dan gerakan "narkoteroris" ilegal. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.