Kebakaran Sudah Padam, Gunung Bromo Kembali Dibuka, Kuota 2.752 Wisatawan per Hari

Sabtu, 22 Agu 2026, 11:51 WIB

MALANG - Kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Timur kembali dibuka untuk wisatawan pada Kamis (20/8) pukul 00.01 WIB setelah kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan tersebut berhasil ditangani.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, melalui keterangan pers yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (19/8), mengatakan, dibukanya akses bagi wisatawan ke Gunung Bromo mengacu pada hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan pascakebakaran.

Ket. Foto: Foto yang diabadikan pada 20 Agustus 2026 ini memperlihatkan seorang wisatawan memotret suasana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur usai terjadi kebakaran hutan dan lahan. — Sumber: ANTARA/Xinhua

"Mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo dibuka untuk wisata Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB," kata Rudi.

Pembukaan kawasan Bromo tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.19/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 yang diterbitkan 19 Agustus 2026.

Balai Besar TNBTS menyampaikan tiket kunjungan sudah bisa dipesan per hari ini melalui laman resmi bromotenggersemeru.id.

Adapun kuota harian kunjungan wisata untuk kawasan tersebut tidak mengalami perubahan, yakni sebesar 2.752 orang per hari.

Seluruh pintu wisata di kawasan Bromo, meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang sempat ditutup total akibat peningkatan eskalasi karhutla, pada Sabtu (8/8) malam.

Rudi menyampaikan pembukaan kawasan untuk kegiatan wisata tetap memperhatikan sejumlah hal, yakni pengunjung harus mematuhi setiap peraturan dan arahan petugas di lapangan serta menjaga kebersihan serta kelestarian.

Kemudian, wisatawan diminta tidak melaksanakan aktivitas memicu terjadinya kebakaran, seperti membuat perapian maupun membuang puntung rokok ataupun benda lain yang dapat menjadi sumber api.

Apabila wisatawan mengetahui adanya asap, bara, dan indikasi kebakaran maka diminta supaya segera melaporkan ke petugas.

"Kita bersama-sama saling menjaga kawasan agar kebakaran tidak kembali terjadi," ucapnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran dikarenakan kerja keras tim gabungan dari berbagai unsur.

Lebih lanjut, kata dia, api yang muncul di kawasan Gunung Bromo sepenuhnya dipadamkan dalam kurun waktu 13 hari ini sejak kebakaran terjadi, pada Senin (3/8).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai petugas Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat, hingga pelaku jasa wisata," ucap dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026

NTT Masih Diguncang Gempa, BMKG: Gempa M5,2 di Flores Pagi Ini Tidak Berpotensi Tsunami

Film Live-action Naruto Segera Digarap, Charles Melton Bakal Jadi Kakashi?

PLN IP Perkuat Kontribusi kepada Pembangkit Listrik Energi Bersih

Polisi Periksa Dua Warga Kotim terkait Dugaan Pembakaran Lahan

TikTok Didenda 400 Juta Dollar Karena Melanggar Privasi Anak di AS

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Kolombia Mencapai 321 Orang

Sabtu, Harga Emas Antam Terpantau Naik Jadi Rp2,740 Juta per Gram, Harga Buyback Rp2,6 Juta

Tayang Oktober, Film "Laut Bercerita" Dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastro

Kongkalikong Rektor Unsoed dan Guru di Penerimaan Mahasiswa Baru, Satu Kursi Ditawarkan hingga Rp500 Juta!

Pemkab Pamekasan Beri Teguran ke Pelaku Usaha yang Gunakan Elpiji Bersubsidi

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Cegah Praktik Penyimpangan, Polda Papua Barat Kawal Distribusi Bantuan Pangan

Tanggulangi DBD, Program Wolbachia Mulai Diterapkan di Cengkareng

Harga Cabai Rawit Rp70.450/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sangat Menginspirasi! Ading Suhana Punya Cara Unik Selamatkan Hutan: Ajak Warga Tanam dan Budidaya Durian

Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha

Jelang Kompetisi 2026–2027, Madura United Lakukan Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Indonesia-Tiongkok Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut Tiongkok Selatan

Tak Berizin, Kepolisian Resor Bangka Barat Hentikan Tambang Liar Bijih Timah di Kadur

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.