Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

Sabtu, 22 Agu 2026, 06:15 WIB

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengamankan pasangan suami istri berinisial H (55) dan JL (27) yang diduga menjadikan anak orang lain sebagai pengamen dan pemulung.

“Ada dua anak yang dijadikan pengamen dan pemulung. Satu berusia 8 tahun dan satu anak lagi berusia 9 tahun,” kata Kepala Satpol PP Kelurahan Sungai Bambu, Asmawi di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Pasangan suami istri yang diamankan di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang diduga mengeksploitasi anak orang lain untuk mengamen dan memulung. — Sumber: ANTARA/HO-Satpol PP

Ia mengatakan kedua anak tersebut bukanlah anak kandung pasangan suami istri tersebut dan anak tersebut dipaksa menjadi pengamen dan pemulung.

“Kedua pelaku sudah kami bawa ke panti sosial Cipayung untuk dilakukan pembinaan,” kata dia.

Sementara kedua anak tersebut sudah dikembalikan kepada orang tua kandungnya warga Kelurahan Tanjung Priok, Mardiah dalam keadaan sehat walafiat.

Ia mengatakan untuk menghindari rasa trauma dan aksi eksploitasi terulang kembali, kedua anak tersebut akan diberikan perlindungan dan juga didaftarkan ke sekolah.

“Sudin PPAPP Jakarta Utara nanti akan mendaftarkan kedua anak itu sekolah," kata dia.

Ia mengatakan perbuatan eksploitasi terhadap anak di bawah umur itu terungkap setelah orang tua kandung dari anak tersebut mengadu ke Sudin PPAPP Jakarta Utara.

"Jadi awalnya, Ibu Mardiah melapor ke Sudin PPAPP Jakarta Utara mengenai anaknya yang di eksploitasi oleh adiknya dan iparnya sendiri dan dijadikan sebagai pemulung dan pengamen," jelasnya.

Laporan tersebut pun sampai ke Kasatpol PP Jakarta Utara Budhy Novian sehingga pihaknya diminta untuk menindaklanjuti karena lokasi korban berada di wilayah Kelurahan Sungai Bambu.

Menurut dia, ibu kandung anak tersebut setiap harinya bekerja untuk mencari nafkah dan suaminya merupakan seorang nelayan yang jarang pulang sehingga anaknya tidak ada yang menjaga.

Lalu sang anak ini akhirnya diajak oleh pelaku, lantaran kedua pelaku ini belum memiliki anak juga.

"Keadaan seperti ini sudah berjalan cukup lama, anaknya sudah jarang pulang ke rumah lagi. Ibu anak tersebut mencari, tapi takut anaknya di lukai oleh pelaku, makanya baru sekarang dia berani mengadu Ke PPAPP," kata dia. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Garuda Pertiwi U-16 Pastikan Tiket ke Final Piala Srikandi Merdeka

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Beroperasi, Layani Operasi Warga Terdampak Gempa NTT

Sandy Walsh Nyaman Beradaptasi Bersama Persib Bandung

Rektor Unsoed Diduga Terima Rp1 Miliar, Beri Akses Bawahan Loloskan Calon Maba

APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun

Syuting The Batman: Part II, Batmobile dan Glasgow Menjelma Jadi Gotham Bersalju

Eksploitasi Anak Orang Lain jadi Pengamen di Jakut, Sepasang pasutri Dicokok Satpol PP

KPK Ungkap Peran Guru sebagai Pengepul di Penawaran Kursi Maba Unsoed, Dihargai Rp50 hingga 500 Juta

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor

KPK Jelaskan Alasan Sempat Periksa Warek Unsoed Kuat dan Noor Farid

Miris, KPK Ungkap Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed dan Jual Beli Kursi FPIK dan FH Jalur Mandiri

KPK Bongkar Modus Baru! Tersangka Penerimaan Maba Unsoed Diduga Jual Kursi FPIK dan FH, Begini Prosesnya

Kabar Gembira! Status Guru PPPK Paruh Waktu jadi Penuh Waktu Otomatis Tanpa Tes pada 2027, Peluang jadi PNS

Kodam XXIII Palaka Wira Bangun 90 Titik Sarana Air Bersih di Sulteng dan Sulbar

Siswa SMK di Salatiga Ciptakan Helm Pintar Siagaride, Inovasi Keselamatan Berkendara

Manfaatkan Sampah Jadi Gas Metana, Inovasi Pengolahan Limbah Dikembangkan di Makassar

Kreatif dan Ramah Lingkungan, Nelayan Manfaatkan Drum Plastik Bekas untuk Membuat Perahu

Hasil Piala Jerman: Frankfurt Bantai Tonis 11-0, Stuttgart Kalahkan Hansa

Kekeringan Makin Mengkhawatirkan! 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terdampak

Sandy Walsh Mengaku Dapat Beradaptasi dengan Baik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.